Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Amerika Serikat (AS) Bantah Hancurkan Sekolah di Iran: Jika Terjadi, Itu Tragedi

Amerika Serikat (AS) Bantah Hancurkan Sekolah di Iran: Jika Terjadi, Itu Tragedi Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Amerika Serikat (AS) membantah laporan bahwa pihaknya sengaja menargetkan fasilitas pendidikan dalam serangannya menuju Iran. Diketahui, serangan udara yang dilancarkan telah menewaskan ratusan orang karena menghantam sebuah sekolah dasar perempuan di Minab, Iran.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio mengatakan militernya tidak akan secara sengaja menyerang sekolah atau fasilitas sipil dalam serangan, termasuk ke Iran.

Baca Juga: NATO Akan Ikut Bantu Serangan Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran?

“Amerika Serikat tidak akan dengan sengaja menargetkan sebuah sekolah,” kata Rubio, dikutip dari Reuters.

Rubio menambahkan bahwa pihak militer akan melakukan penyelidikan apabila serangan tersebut memang terkait dengan operasi militer dari AS.

“Departemen Pertahanan akan menyelidikinya jika itu merupakan serangan kami. Saya akan merujuk pertanyaan tersebut kepada mereka,” ujarnya.

Ia juga menyatakan bahwa jika laporan tersebut benar, maka insiden itu merupakan tragedi yang sangat disesalkan.

“Ini akan menjadi hasil yang sangat tragis jika memang benar terjadi. Namun saya tidak memiliki rincian mengenai apa yang sebenarnya terjadi,” kata Rubio.

Laporan mengenai serangan tersebut menyebutkan bahwa sebuah sekolah dasar perempuan menjadi sasaran pada hari pertama serangan udara dari Amerika Serikat dan Israel ke Iran. Insiden tersebut disebut sebagai salah satu peristiwa paling mematikan sejak dimulainya konflik militer antara Washington, Tel Aviv dan Teheran.

Serangan terhadap fasilitas pendidikan maupun rumah sakit secara sengaja dikategorikan sebagai kejahatan perang berdasarkan hukum humaniter internasional.

Laporan mengenai serangan ini juga menuai kecaman dari berbagai pihak internasional, termasuk dari Badan Pendidikan dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) dan Aktivis Pendidikan Peraih Nobel Perdamaian, Malala Yousafzai.

Diketahui, Amerika Serikat dan Israel melakukan serangan terhadap sejumlah target militer di Teheran. Namun ia kemudian meluas setelah negara tersebut melancarkan serangan balasan ke Tel Aviv.

Baca Juga: Khamenei Tewas, Amerika Serikat (AS) Waspadai Ancaman Balasan Iran ke Washington

Konflik semakin memanas setelah laporan tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Ia menyebabkan serangan semakina meluas dan memicu kemarahan publik ke AS.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Bagikan Artikel: