Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Harga Emas Cetak Rekor Baru Menyusul Ancaman Tarif Trump

        Harga Emas Cetak Rekor Baru Menyusul Ancaman Tarif Trump Kredit Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi pada Selasa (20/1). Hal ini terjadi seiring meningkatnya ketegangan geopolitik global yang mendorong permintaan aset safe haven.

        Dilansir dari Reuters, Rabu (21/1), Harga emas spot naik sekitar 2% ke US$4.757,33. Sementara itu, emas berjangka melonjak 3,7% ke US$4.765,80.

        Baca Juga: Tabel Harga Emas di Gerai Pegadaian pada 21 Januari 2026

        Harga perak spot terkoreksi tipis 0,3% ke US$94,38. Di pasar logam mulia lainnya, harga platinum spot naik 2,3% ke US$2.429,60, sedangkan palladium menguat 1,1% ke US$1.861,61.

        “Emas terus melaju ke wilayah yang belum pernah dijelajahi karena investor melakukan lindung nilai terhadap meningkatnya risiko politik,” kata Analis Pasar City Index, Fawad Razaqzada.

        Ia menambahkan bahwa pelemahan dolar memberikan dorongan tambahan bagi logam mulia dan memperkuat reli emas di tengah goyahnya kepercayaan terhadap aset-aset dari Amerika Serikat (AS).

        Pasar bereaksi terhadap ancaman tarif baru dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Ia mengancam kebijakan itu akan diterapkan terhadap negara-negara blok euro yang menolak pembelian dari Greenland.

        Dolar berada di jalur penurunan harian terbesar dalam lebih dari sebulan, sehingga membuat emas yang diperdagangkan dalam dolar menjadi lebih murah bagi pembeli luar negeri.

        Emas secara luas dipandang sebagai penyimpan nilai aman di tengah ketidakpastian ekonomi dan politik. Kenaikan harga logam mulia ini juga ditopang oleh ekspektasi penurunan suku bunga dari Amerika Serikat.

        Pasar saat ini memperkirakan dua kali pemangkasan suku bunga masing-masing sebesar dua puluh lima basis poin mulai pertengahan 2026. 

        Baca Juga: Bursa Asia Tertekan, Investor Cemas Soal Ancaman Tarif Trump

        Razaqzada menilai target terdekat harga emas adalah level US$4.800 dan US$4.900. Adapun jangka panjangnya adalah level psikologis US$5.000.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: