Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Matahari Department Store (LPPF) Usul Dividen Rp250 per Saham, Yield Menggiurkan

Matahari Department Store (LPPF) Usul Dividen Rp250 per Saham, Yield Menggiurkan Kredit Foto: Antara/Arif Firmansyah
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) tetap berkomitmen memanjakan pemegang sahamnya meski di tengah kinerja keuangan yang tertekan akibat pelemahan daya beli. 

Dalam dokumen paparan publik yang dirilis, Perseroan mengusulkan pembagian dividen sebesar Rp250 per saham untuk tahun buku 2025. Besaran dividen tersebut dinilai masih selaras dengan kebutuhan belanja modal yang telah diproyeksikan perusahaan.

Adapun nominal tersebut lebih rendah dibanding dividen tahun buku 2024 yang mencapai Rp300 per saham. Namun, dividen ini masih tergolong besar. Dengan harga saham LPPF di level Rp1.850 per lembar menjelang penutupan perdagangan Rabu (4/3/2026), pembagian itu mencerminkan potensi dividend yield sekitar 13,51%.

Jika mengacu pada total saham beredar sebanyak 2.258.279.280 lembar, maka nilai dividen yang berpotensi dibagikan pada 2026 mencapai sekitar Rp564,56 miliar. Angka ini setara dengan 77,8% dari laba bersih tahun buku 2025. 

Baca Juga: Penjualan Lesu, Laba Matahari Department Store (LPPF) Turun 12,35% di 2025

Sepanjang 2025, LPPF membukukan laba bersih Rp725,37 miliar, turun 12,35% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp827,65 miliar. Penurunan ini turut menekan laba bersih per saham dasar dan dilusian menjadi Rp324, dari sebelumnya Rp366.

Pendapatan bersih pun mengalami kontraksi. Sepanjang 2025, penjualan tercatat Rp5,78 triliun, menyusut 9,59% dari Rp6,39 triliun pada periode sebelumnya.

Total aset Perseroan tercatat Rp5,13 triliun, turun tipis dibanding Rp5,14 triliun di akhir 2024. Liabilitas bengkak menjadi Rp4,86 triliun dari Rp4,81 triliun, sementara ekuitas menyusut menjadi Rp272,9 miliar dari Rp325,78 miliar pada akhir tahun sebelumnya.

Baca Juga: Astra (ASII) Bocorkan Usulan Dividen Final Tahun 2025, Segini per Sahamnya

Di tengah tekanan tersebut, keputusan untuk tetap membagikan dividen menunjukkan upaya LPPF menjaga keseimbangan antara penguatan fundamental bisnis dan pemberian imbal hasil yang kompetitif bagi para investornya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Bagikan Artikel: