SRE Gelar MineXcellence 2025, Dorong Transformasi Pertambangan Berkelanjutan di Indonesia
Kredit Foto: SRE
Ajang penghargaan nasional MineXcellence 2025 resmi mencapai puncaknya melalui Malam Penganugerahan yang digelar di Jakarta. Malam apresiasi ini menutup serangkaian kegiatan kolaboratif yang telah berlangsung sepanjang tahun 2025 sebagai bentuk pengakuan terhadap inisiatif-inisiatif terbaik di sektor pertambangan mineral dan batubara yang menjunjung tinggi prinsip inovasi, efisiensi, dan keberlanjutan.
MineXcellence merupakan prakarsa dari Society of Renewable Energy (SRE) Indonesia, didukung oleh Shell Indonesia, serta mendapat dukungan dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Ajang ini hadir untuk mendorong transformasi sektor pertambangan agar semakin adaptif terhadap tantangan sosial, lingkungan, dan transisi energi nasional.
Rangkaian MineXcellence 2025 dibuka dengan Forum Eksklusif MineXcellence pada 9 Juli 2025 di Jakarta, yang menghadirkan dialog antara regulator, pelaku industri, dan akademisi. Forum ini memperkuat pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berorientasi masa depan.
Setelah melalui tahap seleksi proposal, verifikasi, hingga sesi presentasi langsung di hadapan dewan juri independen, sebanyak tujuh perusahaan mempresentasikan delapan inisiatif unggulan yang terseleksi dalam empat kategori utama, yaitu Inovasi & Rehabilitasi Lahan Pasca Tambang yang diikuti oleh PT Adaro Indonesia dan PT Trimegah Bangun Persada (Harita Nickel); Pemberdayaan Komunitas Lokal sebagai Tenaga Kerja Tambang oleh PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) dan PT Trimegah Bangun Persada; Transformasi Energi Terbarukan & Dekarbonisasi yang diwakili oleh PT Berau Coal serta PT Putra Perkasa Abadi – Site PT Borneo Indobara; serta Efisiensi Operasional & Manajemen Sumber Daya yang diikuti oleh PT ANTAM Tbk dan PT Putra Perkasa Abadi.
Dewan juri terdiri dari lima tokoh lintas sektor: Rudhy Hendarto (Inspektur Tambang Ditjen Minerba Kementerian ESDM), Dr. Pantjanita Novi Hartami (Universitas Trisakti), Hendra Sinadia (Indonesian Mining Association), Aditya Pratama (APBI–ICMA), dan Andi Erwin Syarif (PERHAPI).
“Yang paling menonjol menurut saya adalah sisi inovatifnya. Hampir semua peserta tampil dengan ide-ide yang tidak hanya teknis, tapi juga mempertimbangkan dampak sosial dan masa depan industri. Itu yang menurut saya penting,” ujar Hendra Sinadia, Direktur Eksekutif IMA–API periode 2024-2025 sekaligus juri MineXcellence 2025.
MineXcellence memberikan tiga jenis penghargaan, yaitu Mining Champion sebagai apresiasi bagi inisiatif terbaik dari masing-masing kategori, Mining Master yang diberikan kepada finalis lainnya yang tetap menunjukkan kontribusi unggulan, serta Mining Excellence sebagai penghargaan tertinggi yang dianugerahkan kepada satu inisiatif terbaik secara keseluruhan (best of the best).
PT Berau Coal berhasil meraih gelar Mining Excellence 2025 melalui program “Floating Solar PV 3MW & BESS 5MW at Void H3 Site BMO1”, yang dinilai visioner, berdampak luas, serta potensial direplikasi sebagai solusi energi bersih dalam operasional tambang di Indonesia.
“Kami merasa terhormat atas penghargaan ini. Harapan kami, transisi energi tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar dijalankan di lapangan. Terima kasih atas kesempatan dan kepercayaan ini,” ujar Jerrymia Rickyando, perwakilan dari PT Berau Coal.
Menurut Farishadi Rukandi, Vice President Sales B2BI, Mining Lubricants Shell Indonesia menyatakan bahwa ajang ini menjadi bukti nyata komitmen sektor swasta dalam menjawab tantangan global.
"Shell Indonesia melalui bisnis pelumas bangga dapat berkolaborasi dengan Society of Renewable Energy (SRE) melalui MineXcellence yang didukung oleh Kementerian ESDM di mana program ini merupakan salah satu platform bagi mitra bisnis kami di industri pertambangan untuk menuju pelaksanaan kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara yang lebih efisien, produktif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Ir. Siti Sumilah Rita, Sekretaris Ditjen Minerba Kementerian ESDM menegaskan bahwa kolaborasi seperti ini penting untuk mendorong percepatan kebijakan Good Mining Practice.
“Melalui kompetisi seperti MineXcellence, kita bisa melihat potensi luar biasa dari pelaku industri dalam berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan,” ungkapnya.
Dengan semangat kolaboratif, SRE Indonesia dan Shell Indonesia berharap bahwa MineXcellence dapat menjadi ajang yang bukan hanya mengapresiasi pencapaian, tetapi juga mendorong inovasi, transformasi digital, dan keadilan energi dalam sektor pertambangan Indonesia ke depan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat