Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Senin, 26 Januari 2026, dengan kinerja positif. Berdasarkan data RTI, IHSG menguat 24,32 poin atau 0,27% ke level 8.975,33, setelah bergerak di rentang 8.923,52 hingga menyentuh titik tertinggi harian di 9.058,04.
Aktivitas transaksi terbilang ramai. Volume perdagangan mencapai 57,11 miliar lembar saham dengan frekuensi 3.836.210 kali transaksi. Dari sisi nilai, total transaksi yang dibukukan menyentuh Rp36,8 triliun.
Namun pergerakan saham didominasi tren negatif. Sebanyak 428 saham tercatat melemah, sementara 267 saham berhasil menguat dan 110 saham bergerak stagnan.
Baca Juga: Gandeng OCBC Sekuritas, Makmur Hadirkan Fitur Saham 'Makmur Market On' untuk Investor Muda
Di tengah kondisi tersebut, investor asing terpantau mencatatkan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp422,21 miliar di seluruh pasar. Sejumlah saham tambang menjadi incaran utama.
Saham Net Buy Asing
Merujuk data Stockbit, berikut saham net buy terbesar di pasar reguler pada perdagangan Senin(26/1)!
- PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp190,77 miliar
- PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) Rp184,25 miliar
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp145,69 miliar
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp123,37 miliar.
- PT Timah Tbk (TINS) Rp113,63 miliar
Sebaliknya, tekanan jual asing paling besar terjadi pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai net sell mencapai Rp785,4 miliar.
Aksi jual juga membebani saham perbankan dan emiten lainnya, seperti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar Rp448,86 miliar, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp357,93 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Rp152,3 miliar.
Selain itu, saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) turut mencatatkan net sell asing sebesar Rp92,19 miliar.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: