Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Warga Jakarta Waspada, Ini Langkah-Langkah Mencegah Penyakit di Musim Hujan

        Warga Jakarta Waspada, Ini Langkah-Langkah Mencegah Penyakit di Musim Hujan Kredit Foto: Antara/Rifqi Raihan Firdaus
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Hujan lebat dan banjir yang melanda wilayah DKI Jakarta beberapa pekan ini perlu diwaspadai oleh warga mengingat ragam penyakit yang mengancam.

        Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati menyatakan risiko penyakit akibat lingkungan yang kotor dan lembap pascabanjir harus menjadi perhatian yang serius oleh warga.

        Ia mengatakan, setelah banjir surut pekerjaan belum selesai karena  meninggalkan dampak kesehatan yang tidak bisa diabaikan meskipun air telah surut.

        Justru pada fase pascabanjir, risiko penyakit dapat meningkat apabila kebersihan lingkungan dan diri tidak segera ditangani.

        Baca Juga: Lihat Prediksi BMKG, Pemprov DKI Jakarta Akhirnya Putuskan Belajar dan Bekerja di Rumah Diperpanjang

        "Air banjir umumnya bercampur dengan lumpur, sampah, limbah, hingga kotoran hewan, sehingga menjadi tempat berkembangnya kuman, bakteri, dan vektor penyakit," kata Ani.

        Jenis Penyakit yang Mengancam

        Ani menjelaskan kondisi lingkungan yang lembap dan kotor pascabanjir dapat memicu berbagai masalah kesehatan.

        Beberapa penyakit yang perlu diwaspadai antara lain:

        • Diare
        • Penyakit kulit
        • Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)
        • Demam berdarah dengue (DBD)
        • Chikungunya
        • Leptospirosis.

        Dan penyakit-penyakit tersebut dapat menyerang siapa saja, namun anak-anak, lansia, dan masyarakat dengan daya tahan tubuh yang lemah menjadi kelompok yang paling rentan.

        Pencegahan

        Ani menyampaikan, meskipun banjir tidak selalu bisa dihindari, dampak kesehatannya dapat dicegah dengan langkah-langkah sederhana seperti:

        • Menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan diri
        • Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam aktivitas sehari-hari.

        Langkah-Langkah Agar Terhindar dari Penyakit Pascabanjir

        • Bersihkan rumah dan lingkungan, setelah banjir surut, segera bersihkan rumah dari sisa lumpur dan sampah. Lantai, dinding, dan perabot yang terkena air banjir sebaiknya dibersihkan menggunakan desinfektan agar kuman tidak bertahan dan menimbulkan penyakit.
        • Jaga kebersihan diri, biasakan mencuci tangan dengan sabun, terutama setelah membersihkan rumah atau bersentuhan dengan benda yang terkena air banjir. Kebiasaan sederhana ini sangat efektif mencegah penularan penyakit.
        • Gunakan alat pelindung diri saat membersihkan, saat membersihkan rumah atau lingkungan, gunakan sepatu atau alas kaki yang kuat dan sarung tangan. Hal ini penting untuk mencegah luka serta menghindari kontak langsung dengan air atau lumpur yang tercemar.
        • Pastikan air dan makanan aman, air bersih sangat penting pasca banjir. Jika sumber air terendam atau diragukan kebersihannya, pastikan air dimasak hingga mendidih sebelum diminum atau digunakan untuk memasak kemudian disimpan dalam wadah yang bersih dan tertutup. Konsumsi makanan yang matang dan terjaga kebersihannya.
        • Jaga daya tahan tubuh, konsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, dan minum air yang aman. Daya tahan tubuh yang baik akan membantu melawan kuman dan mencegah tubuh mudah jatuh sakit.
        • Segera periksa jika mengalami gejala/gangguan kesehatan, jangan menunda untuk datang ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami demam, diare, luka yang tidak sembuh, batuk berat, atau keluhan lain setelah banjir. Penanganan yang cepat dapat mencegah penyakit menjadi lebih serius.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: