Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Hino Finance (HIFI) Mulai Jajakan Obligasi Rp800 Miliar, Bunga hingga 6,15%

        Hino Finance (HIFI) Mulai Jajakan Obligasi Rp800 Miliar, Bunga hingga 6,15% Kredit Foto: Pexels
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Hino Finance Indonesia (HIFI) mulai menjajakan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2026 sebesar Rp800 miliar pada 4 hingga 6 Februari 2026. Penerbitan ini menjadi bagian Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I dengan target dana yang dihimpun sebesar Rp3 triliun. 

        Obligasi ini terdiri dari tiga seri, yaitu Seri A sebesar Rp313 miliar dengan tingkat bunga tetap 4,75% per tahun, berjangka waktu 370 hari. Seri B sebesar Rp255 miliar dengan bunga 5,75%, berjangka waktu 3 tahun. Kemudian, Seri C sebesar Rp232 miliar dengan bunga tetap 6,15% per tahun, berjangka waktu 5 tahun. 

        "Bunga obligasi dibayarkan setiap 3 bulan. Bunga obligasi pertama akan dibayarkan pada 11 Mei 2026 sedangkan bunga obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi akan dibayarkan pada 21 Februari 2027 untuk Obligasi Seri A, 11 Februari 2029 untuk Obligasi Seri B dan 11 Februari 2031 untuk Obligasi Seri C. Pelunasan Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo," kata manajemen. 

        Baca Juga: Bakrie Group (ENRG) akan Tawarkan Obligasi Rp1,15 Triliun, Kupon hingga 8,6%

        Berdasarkan hasil pemeringkatan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) atas Obligasi Berkelanjutan I Hino Finance Indonesia Tahap II yang diterbitkan melalui rencana Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB), obligasi tersebut mendapat peringkat idAA+ (Double A Plus). 

        Seluruh dana yang diperoleh dari penawaran umum obligasi ini, setelah dikurangi dengan biaya emisi, akan digunakan seluruhnya oleh Perseroan sebesar Rp410,93 miliar untuk pelunasan Pokok Obligasi Berkelanjutan I Hino Finance Indonesia Tahap 1 Tahun 2025 Seri A.

        "Sisanya akan digunakan sebagai modal kerja Perseroan, sesuai dengan bidang usaha Perseroan di jasa pembiayaan. Modal kerja yang dimaksud dalam rencana penggunaan dana penerbitan Perseroan adalah untuk mendanai pembiayaan kegiatan usaha dan biaya operasional Perseroan," ujar manajemen. 

        Baca Juga: Jasa Marga (JSMR) Bakal Tawarkan Obligasi Rp2,06 Triliun, Segini Bunganya

        Berikut jadwal lengkap penawaran obligasi HIFI! 

        • Masa Penawaran Umum: 4 – 6 Februari 2026 
        • Tanggal Penjatahan: 9 Februari 2026 
        • Tanggal Distribusi secara Elektronik: 11 Februari 2026 
        • Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan: 11 Februari 2026 
        • Tanggal Pencatatan pada PT Bursa Efek Indonesia: 12 Februari 2026

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: