Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Samsung Galaxy S26 Ultra: Fitur Layar Privasi Jadi Magnet Utama di Tengah Minimnya Inovasi

        Samsung Galaxy S26 Ultra: Fitur Layar Privasi Jadi Magnet Utama di Tengah Minimnya Inovasi Kredit Foto: Samsung
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menjelang ajang Galaxy Unpacked yang dijadwalkan pada 25 Februari 2026, antusiasme pasar terhadap Samsung Galaxy S26 Ultra menunjukkan dinamika yang beragam. 

        Meski survei terbaru mengindikasikan adanya keraguan konsumen terhadap urgensi peningkatan, kehadiran fitur Privacy Display muncul sebagai alasan paling meyakinkan bagi calon pembeli untuk melirik perangkat flagship terbaru ini.

        Berdasarkan data Phone Arena dalam jajak pendapat terhadap calon pengguna, fitur layar privasi tersebut mendapatkan dukungan sebesar 27 persen (141 suara). 

        Teknologi yang tertanam langsung pada panel layar ini memungkinkan konten hanya terlihat jelas dari sudut pandang depan, sementara pandangan dari sisi samping akan menggelap secara otomatis.

        Inovasi ini dinilai sangat praktis bagi pengguna yang sering beraktivitas di ruang publik dan ingin melindungi data sensitif.

        Namun, di sisi lain, hampir 28 persen responden menyatakan bahwa deretan fitur yang bocor belum cukup kuat untuk memicu keinginan berpindah dari generasi sebelumnya. 

        Keinginan agar harga tetap stabil menjadi faktor krusial lainnya dengan dukungan 26 persen suara.

        Sementara itu, fitur berbasis Artificial Intelligence (AI) justru menjadi alasan yang paling tidak populer, hanya mengantongi 6 persen suara.

        Kurangnya lonjakan spesifikasi pada sektor baterai dan sensor kamera utama juga menjadi catatan bagi para pengamat industri. 

        Baca Juga: Samsung Galaxy S27 Ultra Bocor, Kamera Dikurangi Jadi 3, Kualitas Justru Naik?

        Meskipun Samsung menyertakan dukungan pengisian daya nirkabel magnetik (serupa teknologi Qi2) dan opsi warna baru seperti Cobalt Violet, beberapa fitur yang dinantikan seperti integrasi magnet internal pada bodi ponsel dilaporkan batal hadir. 

        Kondisi ini membuat tantangan bagi Samsung untuk meyakinkan pasar bahwa Galaxy S26 Ultra adalah suksesor yang sepadan bagi pengguna Galaxy S25 Ultra yang sudah sangat solid.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: