Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kurangi Impor, Danantara Ungkap Krakatau Steel Segera Groundbreaking Pabrik Baja 3 Juta Ton

        Kurangi Impor, Danantara Ungkap Krakatau Steel Segera Groundbreaking Pabrik Baja 3 Juta Ton Kredit Foto: Azka Elfriza
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia memastikan akan segera melakukan groundbreaking pembangunan pabrik baja PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) berkapasitas 3 juta ton di Cilegon, Banten, sebagai bagian dari agenda hilirisasi industri nasional pada 2026.

        Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengatakan pengumuman resmi mengenai lokasi dan detail proyek pabrik baja tersebut akan disampaikan pada pekan depan, bersamaan dengan sejumlah kegiatan groundbreaking proyek hilirisasi lainnya.

        “Surprise dong, nanti lihat. Nanti tanya Pak Rosan, nanti minggu depan banyak akan kita groundbreaking,” ujar Dony saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

        Baca Juga: Danantara Perkuat Baja Nasional, Krakatau Steel Bakal Bangun Pabrik Baja 3 Juta Ton

        Dony menjelaskan, pembangunan pabrik baja Krakatau Steel merupakan investasi Danantara di sektor hulu industri baja. Selama ini, kebutuhan slab baja nasional masih bergantung pada impor, sehingga pembangunan fasilitas produksi domestik menjadi prioritas.

        “Kalau sekarang kan slab-nya masih import ya, nanti kita punya pabrik slab-nya. Kemudian kita buat juga downstream-nya,” ujarnya.

        Proyek pabrik baja Krakatau Steel tersebut tercatat sebagai salah satu dari 21 proyek hilirisasi yang tengah dijalankan Danantara secara mandiri sepanjang 2026. Menurut Dony, seluruh proyek tersebut difokuskan untuk mempercepat pembangunan industri nasional dan memperkuat struktur manufaktur dalam negeri.

        “Kita mulai tahun ini masuk ke hilirisasi kan, jadi ada 21 proyek hilirisasi yang sedang dilakukan oleh Danantara itu semua kita lakukan sendiri dalam rangka untuk percepatan pembangunan dan industrialisasi, salah satunya industrialisasi baja,” kata Dony.

        Baca Juga: Besok, Danantara Groundbreaking Enam Proyek Hilirisasi

        Selain sektor baja, Danantara juga menyiapkan pengembangan berbagai industri strategis lainnya. Penguatan industri perkapalan dilakukan melalui PT PAL Indonesia, pengembangan industri perkeretaapian melalui PT Industri Kereta Api (INKA), serta pengembangan industri aluminium.

        Pada pekan depan, Danantara juga memproyeksikan pelaksanaan sejumlah groundbreaking proyek hilirisasi lainnya. Proyek-proyek tersebut mencakup pembangunan pabrik alumina berbasis bauksit, bioetanol, dan bioavtur.

        “Jadi nanti teman-teman akan lihat bahwa minggu depan itu kurang lebih hari Jumat, kita akan melakukan ada enam groundbreaking,” pungkas Dony.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: