Dolar Amerika Serikat (AS) Stabil, Tak Digoyahkan Penjualan Saham AI
Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Dolar Amerika Serikat (AS) bergerak stabil dekat level tertinggi dalam dua pekan pada Jumat (6/2). Hal ini didorong meningkatnya sentimen penghindaran risiko dalam pasar global menyusul aksi jual tajam saham-saham teknologi akibat kekhawatiran belanja besar kecerdasan buatan (AI).
Dikutip dari Reuters, Indeks Dolar (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, tercatat di 97,961.
Baca Juga: Kevin Warsh Berpotensi Pangkas Suku Bunga Dolar AS Hingga 100 bps!
Dolar nampaknya tidak begitu terdampak tekanan pasar saham menyusul kekhawatiran investor terhadap lonjakan belanja akal imitasi dan dampak lanjutan dari kemajuan pesat teknologi tersebut yang berpotensi mengganggu berbagai sektor industri lainnya.
Penguatan dolar juga terjadi meski imbal hasil obligasi pemerintah turun, setelah sejumlah data ekonomi mengindikasikan pasar tenaga kerja yang lebih lemah dari perkiraan menjelang rilis laporan ketenagakerjaan nonfarm payrolls Januari pekan depan.
ING menilai perlambatan perekrutan tenaga kerja mengindikasikan bank sentral mungkin terlalu cepat meremehkan risiko terhadap mandat ketenagakerjaannya dalam pertemuan kebijakan di Januari.
“Revisi penurunan yang signifikan pada data payrolls pekan depan dapat menambah tekanan bagi bank sentral untuk kembali melanjutkan pemangkasan suku bunga,” ungkap ING.
Baca Juga: Uang Dimasukkan Kardus! KPK Jabarkan Cara Korupsi Pejabat Pajak di Banjarmasin yang Terjaring OTT
Saat ini, pelaku pasar masih memperkirakan dua kali penurunan suku bunga tahun ini, dengan peluang pemangkasan pada Juni.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: