Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dorong Regenerasi, Ali Nurdin Tegaskan Satu Periode Pimpin Peradi Bandung

        Dorong Regenerasi, Ali Nurdin Tegaskan Satu Periode Pimpin Peradi Bandung Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Memimpin sebuah organisasi seperti Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi), meski dalam skala Dewan Pimpinan Cabang (DPC), tentu bukan sebuah perkara mudah.

        Sejak terpilih Oktober 2023 lalu, Dr. (c) Mohamad Ali Nurdin, SH., MH., M.Kn., menjabat sebagai Ketua DPC Peradi Bandung, untuk periode 2023-2028. Meski diwarnai berbagai kontroversi, dirinya dilantik langsung oleh Ketua Umum DPN Peradi, Prof Otto Hasibuan. 

        Dalam berorganisasi, pengacara senior yang telah malang melintang dalam dunia organisasi ini, dikenal sebagai sosok yang fokus dan mau berkorban. Bahkan dirinya tak segan menghibahkan waktu, tenaga, pikiran, dan semua yang ada pada dirinya guna kemajuan dan kebesaran Peradi.

        Baginya, memimpin sebuah organisasi bukan semata bentuk pengabdian, melainkan upaya untuk menstimulus organisasi agar bertumbuh secara baik dan memberi kemanfaatan besar, baik bagi anggota maupun masyarakat luas.

        Hal lain yang tak kalah penting adalah, seorang pemimpin dikatakan berhasil bila dapat melahirkan pemimpin-pemimpin baru. 

        "Pemimpin sejati tidak hadir untuk menunjukkan kekuasaan, melainkan untuk menjadi penuntun dan menyediakan ruang bagi pertumbuhan generasi berikutnya," kata Ali Nurdin, Senin (9/2/2026). 

        Ali Nurdin telah memutuskan cukup satu periode memimpin DPC Peradi Bandung. Alasannya, untuk berjalannya regenerasi organisasi. 

        "Saya rasa cukup satu periode. Bagi saya, kesuksesan seorang pemimpin sejati diukur dari kemampuannya menciptakan pemimpin-pemimpin baru, bukan sekadar pengikut," tukasnya. 

        Diakuinya, mengelola organisasi susah-susah gampang. Tentu ada saja pihak yang coba mengusik-usik. "Itu lumrah saja. Yang penting kita jalankan organisasi secara baik dan sehat, bukan memanfaatkan organisasi untuk kocek pribadi," tegasnya.

        Baca Juga: Ahli Hukum Dr. Fahri Bachmid Nilai Kemandirian Anggaran jadi Kunci Independensi Peradilan

        Secara intens, ia tidak saja menjalankan roda organisasi, tapi juga melakukan pengawasan terhadap para pengurusnya. Dirinya juga menemukan ada pengurus yang 'tertidur', ada juga yang giat membesarkan organisasi. 

        "Itu memang dinamika berorganisasi. Mungkin ada yang kurang aktif, saya coba komunikasikan. Bagi yang sudah aktif, tentu saya beri apresiasi tinggi," ucapnya. 

        Ali Nurdin memastikan, dirinya akan menuntaskan kepengurusannya sampai tahun 2028 dan menyerahkan estafet kepemimpinan kepada sosok yang dipercaya bisa membawa Peradi Bandung lebih baik lagi.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: