Kredit Foto: Antara/Aprillio Akbar
Bank Indonesia telah menyiapkan uang tunai layak edar sebesar Rp185,6 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 2026. Dari total tersebut, Rp177 triliun dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan perbankan, termasuk penarikan tunai melalui ATM dan kantor cabang.
Deputi Gubernur BI Ricky P. Gozali mengatakan kebutuhan uang tunai tahun ini meningkat dibandingkan periode sebelumnya.
“Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sejalan dengan aktivitas ekonomi, mobilitas masyarakat, dan konsumsi rumah tangga yang menguat, serta kebutuhan sistem pembayaran selama periode Ramadan dan Idulfitri,” ujar Ricky, dalam pembukaan program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 dikutip Sabtu (14/2/2026).
Baca Juga: Resmi! Pekerja Swasta Bisa WFA Tanpa Potong Gaji Saat Nyepi dan Lebaran 2026
Program SERAMBI 2026 berlangsung hingga 15 Maret 2026 dan dilaksanakan melalui sinergi BI dengan perbankan serta Asosiasi Perusahaan Jasa Pengolahan Uang Tunai Indonesia (APJATIN). Kolaborasi ini ditujukan untuk memastikan layanan kas tersedia secara merata dan mudah diakses masyarakat.
Di tengah meningkatnya kebutuhan uang tunai, BI juga mendorong penggunaan pembayaran digital melalui mobile dan internet banking, termasuk BI-FAST dan QRIS.
“Di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi selama periode fitri ini, Bank Indonesia juga mendorong masyarakat memanfaatkan transaksi pembayaran digital yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal,” kata Ricky.
Baca Juga: Pemerintah Beri Diskon hingga 18%, Garuda dan Citilink Turunkan Harga Tiket Lebaran
Untuk mendukung kenyamanan masyarakat, penukaran uang dilakukan melalui Aplikasi PINTAR. Pada 2026, BI menyiapkan Rp8,6 triliun untuk layanan penukaran dengan nominal Rp5,3 juta per paket. Layanan tersedia di 2.883 titik dengan total 8.755 layanan oleh BI dan perbankan di seluruh Indonesia.
Khusus wilayah DKI Jakarta, layanan penukaran terpadu akan digelar pada 12–15 Maret 2026 di GBK Basketball Hall, Senayan. Masyarakat dapat memilih jadwal dan lokasi penukaran melalui aplikasi PINTAR sesuai tahapan yang telah ditetapkan.
Selain itu, BI kembali mengimbau masyarakat untuk mengenali keaslian Rupiah dengan metode 3D serta merawat uang dengan prinsip 5J guna menjaga kualitas uang beredar selama Ramadan dan Idulfitri.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: