Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Penjualan Mobil Merek China di Indonesia Melonjak hingga 200 Persen

        Penjualan Mobil Merek China di Indonesia Melonjak hingga 200 Persen Kredit Foto: Ist
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Data terbaru dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatatkan terjadi lonjakan penjualan wholesales secara kumulatif dari mobil merek China mencapai 11.698 unit di awal tahun 2026, tercatat angkanya melonjak hingga 203 persen dibandingkan Januari pada tahun lalu.

        Lonjakan tersebut menandai berlanjutnya ekspansi agresif pabrikan asal China di pasar domestik. Sejumlah merek mencatat pertumbuhan signifikan, dengan kontribusi terbesar datang dari BYD dan Jaecoo yang secara bersama-sama menyumbang lebih dari separuh total penjualan bulan lalu.

        Momentum pertumbuhan ini bertepatan dengan penyelenggaraan Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS) yang digelar pada 5–15 Februari 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

        Ajang tersebut dimanfaatkan belasan merek China untuk memperluas penetrasi sekaligus memperkenalkan inovasi terbaru kepada konsumen Indonesia.

        Baca Juga: Penjualan EV Tumbuh 150%, ENTREV Apresiasi IIMS 2026 Sukses Perkuat Ekosistem Listrik Nasional

        Dalam pameran itu, dua merek baru asal China, yakni iCar dan Zeekr, resmi meluncur di pasar Indonesia dengan menyasar segmen kendaraan listrik. Selain itu, Wuling dan Lepas turut memperkenalkan SUV listrik terbaru mereka.

        IIMS 2026 juga menjadi panggung bagi pabrikan China untuk memamerkan kecanggihan teknologi. Xpeng menampilkan The Next P7 yang mengusung desain futuristik dan dibekali teknologi kecerdasan buatan (AI).

        Sementara itu, Jaecoo menghadirkan robot humanoid setinggi 167 sentimeter yang berperan sebagai pemandu pengunjung di area pameran, sebagai bagian dari pengenalan layanan konsumen berbasis teknologi interaktif.

        Dengan tren penjualan yang terus meningkat dan ekspansi produk yang agresif, merek-merek China diperkirakan akan semakin memperkuat posisinya di pasar otomotif nasional sepanjang 2026.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: