Libur Imlek Telah Usai, Segini Nilai Tukar Rupiah ke Dolar Rabu (18/2)
Kredit Foto: Istimewa
Nilai tukar rupiah terhadap dolar menguat dalam pembukaan perdagangan perdana setelah libur Tahun Baru Imlek 2026 di Rabu (18/2). Hal ini terjadi menyusul kembalinya aktivitas pasar keuangan domestik.
Pada awal perdagangan, rupiah tercatat menguat hingga Rp16.868. Di sisi lain, indeks dolar (DXY) juga bergerak dalam zona positif dengan penguatan 0,11% ke 97,216.
Baca Juga: Jurus BI Hadapi Pelemahan Rupiah, Penukaran Uang Jelang Idulfitri, dan Tantangan Inovasi
Dari eksternal, sentimen global masih dibayangi ketidakpastian geopolitik, termasuk arah kebijakan moneter dari Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat (AS). Data ekonomi terbaru, khususnya inflasi, masih menjadi sorotan investor dari Negeri Paman Sam.
Dari dalam negeri, perhatian investor tertuju pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia. Ia akan digelar selama dua hari mulai hari ini, dengan hasil kebijakan dijadwalkan diumumkan pada Kamis (19/2).
Bank Indonesia tercatat memangkas suku bunga acuan sebanyak lima kali sejak tahun lalu, masing-masing sebesar dua puluh lima basis poin pada Januari, Mei, Juli, Agustus, dan September. Namun pada awal tahun ini, bank sentral memilih menahan suku bunga di 4,75%.
Selain keputusan suku bunga, pelaku pasar juga mencermati arah kebijakan stabilisasi nilai tukar, termasuk intensitas intervensi bank sentral dalam pasar valas dan obligasi, di tengah kondisi pasar keuangan yang masih rentan terhadap arus keluar modal asing pasca gejolak akhir dari Januari.
Baca Juga: Rupiah di Rp16.800-an, Ini Sikap Bank Indonesia
Di sisi lain, efektivitas transmisi pelonggaran moneter ke sektor riil juga menjadi sorotan. Sejauh ini, penurunan suku bunga acuan belum sepenuhnya diikuti oleh penurunan suku bunga kredit perbankan, sehingga dorongan terhadap ekspansi pembiayaan dinilai masih terbatas.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: