Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kebijakan RI Buka Keran Impor Ayam AS Ganggu Peternak Lokal?

        Kebijakan RI Buka Keran Impor Ayam AS Ganggu Peternak Lokal? Kredit Foto: Ist
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pemerintah resmi membuka impor untuk produk ayam dari Amerika Serikat (AS) melalui kerangka Agreement of Reciprocal Trade (ART). Kesepakatan kerja sama perdagangan anatara RI dan AS ini ditandatangi pada Kamis (19/2/2026).

        Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, menegaskan kebijakan tersebut tidak mengganggu peternak lokal.

        "Pemerintah tetap memprioritaskan perlindungan peternak dalam negeri serta menjaga keseimbangan pasokan dan harga ayam nasional. Tidak ada kebijakan yang mengorbankan industri domestik," tegasnya, dikutip dari siaran pers Kemenko Perekonomian, Senin (23/2).

        Dirinya menjelaskan Indonesia mengimpor produk ayam AS dalam bentuk live poultry yakni untuk kebutuhan Grand Parent Stock (GPS) sebanyak 580.000 ekor (dengan estimasi nilai sekitar USD17-20 juta). 

        "GPS sangat dibutuhkan peternak ayam dalam negeri sebagai sumber genetik utama dan belum ada fasilitas pembibitan GPS di Indonesia," imbuhnya.

        Lebih lanjut, impor bagian ayam seperti leg quarters, breasts, legs, atau thighs selama ini memang tidak dilarang, sepanjang memenuhi persyaratan kesehatan hewan, keamanan pangan, kebutuhan tertentu, dan ketentuan teknis yang berlaku.

        Indonesia juga juga melakukan importasi mechanically deboned meat (MDM) untuk kebutuhan industri makanan domestik. Impor tersebut dilakukan guna memenuhi bahan baku pembuatan sosis, nugget, bakso, dan produk olahan lainnya dengan estimasi volume impor sekitar 120.000-150.000 ton per tahun.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: