FIFA Dicecar Amerika Serikat Gegara Jual Mahal Tiket Piala Dunia 2026
Kredit Foto: Istimewa
Penyelenggaraan Piala Dunia 2026 mulai menuai tekanan serius di Amerika Serikat (AS). Jaksa di negara bagian New York dan New Jersey resmi melayangkan surat panggilan kepada FIFA terkait dugaan harga tiket yang terlalu mahal hingga ketidakjelasan informasi kursi penonton.
Sorotan ini membuat turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut semakin kontroversial bahkan sebelum resmi dimulai.
Baca Juga: Amerika Serikat Kembali Berulah, Timnas Iran Terancam Tak Bisa Bertanding di Piala Dunia FIFA 2026
Dalam pernyataan bersama pada Rabu (27/5/2026), Jaksa Agung New York Letitia James dan Jaksa Agung New Jersey Jennifer Davenport menilai harga tiket Piala Dunia 2026 sudah jauh melampaui batas kewajaran dibanding edisi-edisi sebelumnya.
“Warga New York telah menunggu bertahun-tahun agar Piala Dunia hadir di wilayah mereka dan mereka pantas mendapatkan kesempatan untuk membeli tiket dengan harga terjangkau,” ujar Letitia James.
Menurut mereka, banyak penggemar mengeluhkan harga tiket yang melambung tinggi, sementara informasi mengenai lokasi kursi yang dijanjikan saat pembelian juga dinilai tidak transparan.
Jennifer Davenport bahkan menuding FIFA menciptakan kesan kelangkaan tiket secara sengaja demi mendorong lonjakan harga di pasar.
“FIFA membuat pembelian tiket Piala Dunia jadi penuh kebingungan, ada kesan kelangkaan yang dibuat-buat, dan harga yang dipatok terlalu mahal,” katanya.
Piala Dunia 2026 sendiri disebut-sebut sebagai edisi paling mahal sepanjang sejarah. Harga tiket final di Stadion MetLife, New Jersey, dilaporkan mencapai ribuan dolar AS atau setara puluhan juta rupiah.
Nilainya bahkan disebut lima kali lebih mahal dibanding final Piala Dunia Qatar 2022.
Sebagai perbandingan, harga tiket final Piala Dunia 1994 yang juga digelar di Amerika Serikat disebut hampir 20 kali lebih murah dibanding edisi 2026.
Tak hanya tiket pertandingan, publik juga mulai mengkritik biaya tambahan lain seperti parkir kendaraan hingga tarif transportasi menuju stadion yang dinilai memberatkan penonton.
Penyelidikan ini menambah daftar polemik Piala Dunia 2026. Sebelumnya, kelompok suporter dari berbagai negara peserta juga telah mengajukan keluhan resmi ke Uni Eropa terkait kebijakan harga tiket FIFA.
Meski FIFA menyediakan tiket murah dalam jumlah terbatas untuk laga fase grup tertentu, langkah itu dinilai belum cukup meredam gelombang protes dari penggemar sepak bola dunia.
Baca Juga: Tetap Tanding, Timnas Iran Dipaksa Bulak-balik Meksiko-Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
Final Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli 2026 di Stadion MetLife, markas klub NFL New York Giants dan New York Jets.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar