Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Menkeu soal Beda Tarif antara Mahkamah Agung AS dan Trump: 'Enggak Ada Beda, Sama-Sama Penuh Ketidakpastian'

        Menkeu soal Beda Tarif antara Mahkamah Agung AS dan Trump: 'Enggak Ada Beda, Sama-Sama Penuh Ketidakpastian' Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Keuangan Korea Selatan, Koo Yun-cheol menyatakan ketidakpastian terkait kebijakan tarif Amerika Serikat masih berada pada level yang sangat tinggi, meski telah putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan tarif global resiprokal yang diberlakukan Presiden Donald Trump.

        Baca Juga: Amerika Serikat (AS) Diwanti-wanti, Waspada Perang Dingin Baru Gegara Ulah Trump

        Pernyataan tersebut disampaikan Koo dalam rapat dengar pendapat di parlemen pada Senin waktu setempat, setelah Mahkamah Agung AS memutuskan untuk membatalkan kebijakan tarif global yang sebelumnya diumumkan Trump.

        “Tingkat ketidakpastian situasi saat ini sangat tinggi,” ujar Koo saat dimintai tanggapan mengenai putusan pengadilan tersebut.

        Ia menilai keputusan itu di satu sisi bisa saja menjadi perkembangan positif, namun di sisi lain juga berpotensi menimbulkan dampak negatif.

        Dilaporkan kantor berita Yonhap, Ketidakpastian semakin meningkat setelah Trump mengumumkan kebijakan baru berupa tarif global sebesar 15 persen, naik dari sebelumnya 10 persen, terhadap negara-negara mitra dagang, meskipun pengadilan telah membatalkan kebijakan sebelumnya.

        Koo mengatakan kebijakan terbaru tersebut kemungkinan tidak akan berbeda jauh dari kebijakan sebelumnya. Namun, ia menegaskan bahwa hingga kini belum ada keputusan final.

        "Masih sulit untuk menyampaikan sesuatu secara pasti pada tahap ini,” katanya.

        Ia menambahkan, pemerintah akan merespons setiap perubahan situasi secara proaktif dengan tetap menjaga ketenangan dan stabilitas kebijakan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: