Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        BUMA Internasional Beri Sinyal Pemulihan Kinerja 2025

        BUMA Internasional Beri Sinyal Pemulihan Kinerja 2025 Kredit Foto: Dwi Aditya Putra
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) membocorkan performa keuangan perusahaan sepanjang tahun buku 2025. Manajemen mengindikasikan adanya tren pemulihan yang signifikan, meski tantangan operasional akibat faktor cuaca masih membayangi di penghujung tahun.

        Direktur PT BUMA Internasional Grup Tbk, Iwan Fuad Salim, mengatakan berdasarkan tinjauan kinerja sembilan bulan pertama 2025, BUMA Internasional mencatatkan pemulihan (recovery) yang solid pada kuartal kedua (Q2) dan kuartal ketiga (Q3). Tren positif ini sempat berlanjut hingga awal kuartal keempat (Q4).

        “Jadi kalau kita lihat kinerja 9 bulan 2025 kan menunjukkan recovery Q2, Q3. Q4 itu Oktober bagus,” ungkap Iwan kepada wartawan, di Jakarta, dikutip Rabu (25/2/2026).

        Baca Juga: BUMA Internasional Pastikan Kontrak Kerja Aman Meski Target Produksi Batubara Nasional Dipangkas

        Namun, memasuki bulan November dan Desember, aktivitas operasional mulai terdampak oleh faktor cuaca yang mempengaruhi produktivitas di lapangan. Hal ini menjadi variabel penting dalam perhitungan final kinerja tahunan perusahaan.

        "November dan December itu mulai ada pengaruh cuaca. Tapi kita kan harus menunggu hasil audited ya," imbuh dia.

        Baca Juga: Setelah Adaro, DOID Finalisasi Sejumlah Kontrak Baru di Pasar Domestik dan Internasional

        Selain faktor cuaca dan operasional, Iwan menjelaskan bahwa hasil akhir laporan keuangan akan sangat dipengaruhi oleh berbagai aspek komersial lainnya. Oleh karena itu, dia meminta publik untuk menunggu hasil audit resmi (audited report) guna mendapatkan gambaran yang akurat dan komprehensif.

        "Jadi memang ini agak lama prosesnya, tapi ini biasa kok setiap tahun kita kan memang akhir bulan Maret kita akan rilis," jelas dia.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dwi Aditya Putra
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: