- Home
- /
- Government
- /
- Government
Menko Airlangga Proyeksikan Ekonomi Tumbuh 5,6 Persen Berkat Kenaikan THR
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memproyeksikan pertumbuhan ekonomi yang positif. Pertumbuhan pada kuartal I/2026 diperkirakan mencapai angka 5,5 persen hingga 5,6 persen.
Kenaikan nilai Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi pendorong utama proyeksi tersebut. Peningkatan Bonus Hari Raya (BHR) juga berkontribusi pada optimisme pertumbuhan ekonomi nasional.
Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp55 triliun untuk THR aparatur negara. Alokasi ini diperuntukkan bagi ASN, PPPK, TNI-Polri, hingga para pensiunan.
Anggaran tersebut mengalami kenaikan sebesar 10 persen dibandingkan tahun lalu. "Jadi kita menargetkan antara 5,5% sampai 5,6%," ujar Airlangga pada Selasa (3/3/2026).
Sebanyak 2,4 juta ASN pusat dan TNI-Polri menerima porsi anggaran Rp22,2 triliun. ASN di daerah dengan jumlah 4,3 juta orang mendapatkan alokasi Rp20,2 triliun.
Kelompok pensiunan yang berjumlah 3,8 juta orang menerima total dana Rp12,7 triliun. Komponen THR tahun ini dipastikan cair 100 persen atau dibayarkan secara penuh.
Penyaluran dana tersebut sudah dimulai secara bertahap sejak 26 Februari lalu. THR mencakup gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, hingga tunjangan kinerja.
Airlangga menegaskan bahwa THR adalah kebijakan yang terpisah dari gaji ke-13. "Untuk gaji ke-13 ya seperti biasa, biasanya dibayarkan di bulan Juni," tambah Airlangga.
Anggaran BHR tahun ini mencapai Rp220 miliar untuk para mitra pengemudi. Jumlah tersebut naik 50 persen jika dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya.
BHR tahun 2026 diproyeksikan dapat menjangkau sekitar 850.000 mitra penerima. Pemerintah mendorong pihak aplikator untuk mencairkan bonus tersebut mulai H-14 Lebaran.
Gojek dan Grab direncanakan memberikan BHR kepada sekitar 400.000 mitra pengemudi. Aplikator lain seperti Maxim dan InDrive juga turut berpartisipasi dalam skema pemberian bonus.
Baca Juga: Menko Airlangga Umumkan THR dan BHR Bagi ASN hingga Ojol
Pemerintah terus melakukan komunikasi intensif dengan aplikator terkait imbauan pemberian BHR. Percepatan penyaluran diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat menjelang Idulfitri.
Berikut adalah rincian alokasi anggaran THR pemerintah tahun 2026:
- ASN Pusat & TNI-Polri - 2,4 Juta Orang - Rp22,2 Triliun
- ASN Daerah - 4,3 Juta Orang - Rp20,2 Triliun
- Pensiunan - 3,8 Juta Orang - Rp12,7 Triliun
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: