Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Soal Kenaikan Harga Pangan, Bapanas Ancam Segel Distributor Nakal Selama Ramadan 2026

        Soal Kenaikan Harga Pangan, Bapanas Ancam Segel Distributor Nakal Selama Ramadan 2026 Kredit Foto: Japfa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Badan Pangan Nasional akan menindak tegas produsen hingga distributor besar. Tindakan ini menyasar pihak yang terbukti memainkan harga pangan.

        Langkah tegas ini menyusul kenaikan harga minyak goreng dan daging. Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas daging ayam ras.

        Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut faktor produksi bukan penyebabnya. Ia mengindikasikan adanya permainan harga di rantai distribusi pangan.

        Pemerintah telah memastikan perizinan impor sudah selesai seluruhnya. Rekomendasi impor 600.000 ekor sapi sudah terbit sejak Desember.

        Izin impor 280.000 ton daging juga telah dikeluarkan pemerintah. “Tidak ada alasan lagi di Kementerian Pertanian,” ujar Amran.

        Amran meminta Satgas Ditreskrimsus di seluruh Indonesia segera bergerak. Polisi diminta langsung menyegel pelaku usaha yang bermain harga.

        Pemerintah tidak akan memberi ampun bagi pihak yang menyusahkan. Proses hukum pidana maupun perdata akan ditempuh bagi pelanggar.

        Importir yang terbukti melanggar terancam sanksi pencabutan izin usaha. Mereka juga akan dilarang melakukan kegiatan impor di masa depan.

        Baca Juga: Istana Tanggapi Soal MBG Penyebab Kenaikan Harga Pangan

        Data BPS menunjukkan harga Minyakita rata-rata mencapai Rp16.716 per liter. Harga tersebut berada di atas ketentuan eceran tertinggi pemerintah.

        Harga daging ayam ras juga naik menjadi Rp41.013 per kilogram. Kenaikan harga ini terjadi di 58,06 persen wilayah Indonesia.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: