Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        30 Kapal Iran Ditenggelamkan Amerika Serikat: Serangan Rudal Teheran Turun 90%

        30 Kapal Iran Ditenggelamkan Amerika Serikat: Serangan Rudal Teheran Turun 90% Kredit Foto: Seaforces
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Amerika Serikat (AS) mengklaim telah menenggelamkan lebih dari tiga puluh kapal militer dari Iran. Hal ini menyusul operasi militernya ke Teheran.

        Komandan United States Central Command, Laksamana Brad Cooper mengatakan pihaknya  telah memberikan pukulan besar terhadap kemampuan militer, khususnya di sektor angkatan laut dari Iran.

        Baca Juga: Taktik Baru Amerika Serikat, Trump Ajak Kelompok Kurdi Serang Iran

        “Sejauh ini kami telah menghancurkan banyak kapal mereka dan secara efektif melumpuhkan kekuatan laut dari Iran,” kata Cooper, dikutip dari Reuters.

        Amerika Serikat sebelumnya juga menyebut setidaknya tujuh belas kapal perang telah dihancurkan, termasuk satu kapal selam dan frigate operasional milik Teheran.

        Iran juga diklaim mengalami kerugian tak hanya dalam sektor angkatan laut. Amerika Serikat menyebut kemampuan musuh dalam meluncurkan serangan rudal balistik juga mengalami penurunan signifikan sejak hari pertama perang di Timur Tengah.

        Cooper mengatakan jumlah serangan rudal balistik dari negara tersebut telah turun sekitar sembilah puluh persen dibandingkan saat awal konflik dimulai. Penurunan tersebut terjadi setelah serangkaian serangan udara dan operasi militer yang menargetkan sistem pertahanan udara, peluncur rudal dan infrastruktur militer dari Iran.

        Adapun Iran di sisi lain meluncurkan serangkaian serangan balasan serta beberapa negara, termasuk Uni Emirat Arab dan Qatar. Kebakaran akibat drone juga dilaporkan terjadi dalam sebuah kilang minyak di Bahrain.

        Konflik bahkan mulai menyeret negara lain. Azerbaijan baru-baru ini melaporkan serangan drone dari diduga berasal dari Iran. Namun Teheran membantah tuduhan tersebut.

        Sejak konflik pecah, jumlah korban terus meningkat. Laporan terbaru menyebut sedikitnya 1.230 orang tewas di Iran. Dari jumlah korban tersebut, 175 diantaranya adalah siswi dan staf sekolah yang menjadi korban serangan di sebuah sekolah dasar di Minab.

        Baca Juga: Bukan Mojtaba Khamenei, Amerika Serikat Ingin Ikut Tentukan Pemimpin Baru Iran

        Di Lebanon, sedikitnya 77 orang dilaporkan tewas akibat serangan yang berkaitan dengan konflik tersebut.  Sementara itu, ribuan warga terpaksa mengungsi dari wilayah selatan dari Beirut.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: