Kredit Foto: Uswah Hasanah
Perang antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) kembali memanas di tengah negosiasi intensif untuk mencapai perjanjian damai antara kedua negara.
Penulis buku investasi, Desmond Wira, mengungkapkan di tengah kondisi tersebut, bursa Asia terkoreksi tajam, KOSPI (Korea Selatan) turun sekitar –3,4% dan Hang Seng (Hong Kong) turun sekitar –2,3%.
“Pasar saham Asia terkoreksi, seiring memanasnya kembali perang AS vs Iran. Yang paling parah: KOSPI –3,4%. Hang Seng –2,3%. IHSG ‘terselamatkan’ karena lagi libur. Entah Jumat nanti,” tulis Desmond di akun X pribadinya, Kamis (28/5).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sendiri aman sementara karena libur cuti bersama Idul Adha 1447 H, sehingga tidak ikut tertekan.
Sebelumnya, Komando Sentral AS (CENTCOM) mengonfirmasi telah melakukan serangan defensif terukur terhadap unit pesawat nirawak milik Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) di Bandar Abbas, kota pelabuhan strategis dekat Selat Hormuz.
Baca Juga: AS vs Iran: Rudal Terbang, Damai Buyar, Minyak Dunia Panas!
Serangan ini dilakukan karena situs tersebut dinilai menimbulkan ancaman langsung terhadap pasukan AS dan keselamatan lalu lintas maritim di jalur vital minyak dunia. Pasukan AS menembak jatuh empat drone serbu Iran dan menghancurkan satu ground control station sebelum drone kelima sempat diluncurkan.
Iran langsung membalas dengan meluncurkan serangan rudal dan drone ke arah Kuwait, menargetkan aset militer AS. Sirene bahaya dan sistem pertahanan udara diaktifkan untuk mencegat proyektil tersebut.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: