Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Transaksi Emas dan Minyak Mentah di ICDX Tembus 1,68 Juta Lot Sepanjang 2025

        Transaksi Emas dan Minyak Mentah di ICDX Tembus 1,68 Juta Lot Sepanjang 2025 Kredit Foto: Dwi Aditya Putra
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia melaporkan perdagangan kontrak berjangka komoditas emas dan minyak mentah mencatat kinerja positif sepanjang 2025.

        Direktur ICDX, Nursalam, mengatakan transaksi multilateral kontrak komoditas berbasis minyak mentah sepanjang tahun lalu mencapai 61.260 lot. Sementara itu, transaksi multilateral kontrak komoditas berbasis emas mencapai 1.627.698 lot.

        “Di ICDX, untuk perdagangan multilateral telah diperdagangkan kontrak-kontrak berjangka atas kedua komoditas minyak mentah dan emas yang tentunya dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk melakukan lindung nilai,” kata Nursalam dalam diskusi di Jakarta, Rabu (11/3/2026).

        Nursalam menjelaskan, untuk kontrak berjangka komoditas minyak mentah, transaksi didominasi oleh kontrak COFRMic dengan volume mencapai 51.548 lot. COFRMic merupakan kontrak berjangka minyak mentah berukuran mikro dengan acuan harga West Texas Intermediate (WTI) sebagai underlying.

        “Kontrak ini memiliki ukuran sebesar 10 barel per lot, sehingga memberikan akses yang lebih fleksibel bagi pelaku pasar untuk melakukan transaksi maupun lindung nilai terhadap pergerakan harga minyak mentah,” ujarnya.

        Sementara itu, untuk kontrak berjangka komoditas emas, transaksi didominasi oleh kontrak GOLDUDMic dengan volume mencapai 682.310 lot. GOLDUDMic merupakan versi mikro dari kontrak GOLDUD dengan ukuran 1/100 dari kontrak standar.

        Baca Juga: ICDX dan ICH Resmi Terima Izin Bank Indonesia sebagai Penyelenggara Derivatif PUVA

        Baca Juga: Misbakhun Nilai Pengawasan Bursa Terlalu Kaku, Bisa Ganggu Pasar

        Baca Juga: Airlangga Pastikan Usaha Bullion Emas Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Nasional

        “Minimum transaksi adalah 1 lot mikro atau setara 0,01 kontrak GOLDUD. Ukuran kontrak yang lebih kecil membuat transaksi emas berbasis dolar AS lebih terjangkau, namun tetap memberikan eksposur terhadap pergerakan harga emas global yang mengacu pada pasar Loco London,” jelas Nursalam.

        Adapun GOLDUD merupakan kontrak gulir harian emas dalam denominasi dolar AS yang diperdagangkan di bursa dengan ukuran kontrak sebesar 10 troy ounce per lot.

        Kontrak ini mengacu pada harga emas di pasar internasional Loco London dengan tingkat kemurnian 99,99 persen, sehingga mencerminkan pergerakan harga emas global.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dwi Aditya Putra
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: