Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        MEJA Bakal Tebar Saham Bonus Rasio 6:1, Terbitkan 372,58 Juta Lembar

        MEJA Bakal Tebar Saham Bonus Rasio 6:1, Terbitkan 372,58 Juta Lembar Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) berencana membagikan saham bonus. Aksi korporasi ini akan bersumber dari tambahan modal disetor Perseroan per 31 Desember 2024.

        Rencana tersebut akan diajukan kepada pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 8 April 2026.

        Dalam usulan tersebut, Perseroan berencana membagikan saham bonus yang berasal dari sebagian tambahan modal disetor hingga Rp7.451.673.460, dengan nilai nominal Rp20 per lembar saham.

        Melalui skema ini, perusahaan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 372.583.673 lembar saham baru. Setelah penerbitan tersebut, jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh Perseroan berpotensi meningkat menjadi sebanyak-banyaknya 2.608.085.715 lembar saham.

        Manajemen menjelaskan bahwa pembagian saham bonus tersebut menggunakan rasio 6:1.

        "Setiap pemilik 6 saham Perseroan akan memperoleh sebanyak 1 saham bonus yang yang bukan merupakan dividen saham, tetapi berasal dari agio saham yakni kelebihan setoran pemegang saham di atas nilai nominal setelah dikurangi biaya emisi efek ekuitas. Bilamana pemegang saham memperoleh saham dalam bentuk pecahan atau kurang dari 1 saham maka saham pecahan tersebut dilakukan pembulatan," ujar manajemen.

        Manajemen menyebut, kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat struktur permodalan sekaligus memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham.

        Baca Juga: Dicecar BEI Soal Akuisisi Tambang Rp1,6 Triliun, Ini Kata Bos MEJA

        Baca Juga: MEJA Bayar Uang Muka Rp12 Miliar untuk Akuisisi 45% Saham PT Trimata Coal Perkasa

        "Selain itu dengan dilaksanakannya pembagian saham bonus kepada seluruh pemegang saham secara proporsional, Perseroan mengharapkan akan menambah likuiditas saham dalam perdagangan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan dapat memberikan investasi yang lebih optimal bagi pemegang saham Perseroan," kata manajemen.

        Adapun pemegang saham yang berhak memperoleh saham bonus adalah mereka yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 20 April 2026 sebagai recording date.

        Hak tersebut berlaku bagi investor yang membeli saham Perseroan paling lambat pada 16 April 2026 di pasar reguler dan negosiasi (cum bonus pasar reguler dan negosiasi) serta 20 April 2026 di pasar tunai (cum bonus pasar tunai).

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: