Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Waskita Dorong Mobilitas dan Ekonomi Masyarakat, Lepas 300 Pemudik pada Program Mudik Gratis

        Waskita Dorong Mobilitas dan Ekonomi Masyarakat, Lepas 300 Pemudik pada Program Mudik Gratis Kredit Foto: Antara/Muhammad Bagus Khoirunas
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Waskita Karya (Persero) Tbk menggelar program Mudik Bersama BUMN 2026 yang diinisiasi Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dengan memberangkatkan hampir 300 pemudik dari Jakarta menuju sejumlah kota di Jawa sebagai bagian dari upaya mendorong stimulus ekonomi sosial melalui pengurangan beban biaya perjalanan masyarakat.

        Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, mengatakan bahwa para peserta mudik yang terdiri dari pegawai, keluarga pegawai, hingga masyarakat umum yang diberangkatkan menggunakan enam armada bus menuju Solo, Semarang, Yogyakarta, Malang, dan Surabaya.

        Ada sebanyak lima bus yang dilepas dari Gedung Waskita Karya di Jakarta, sementara satu bus lainnya diberangkatkan dari Gelora Bung Karno bersama puluhan BUMN lain.

        “Bagi Waskita, mengadakan mudik gratis ini bukan sekadar memenuhi kewajiban, tapi juga sebagai wujud penghargaan kepada Insan Waskita dan segenap masyarakat yang terus mendukung Waskita. Kami berharap mereka bisa merasakan perjalanan mudik yang aman dan nyaman hingga sampai ke tujuan,” ujar Ermy dalam keterangan resmi, Kamis (19/3/2026).

        Program kegiatan mudik gratis ini dirancang untuk membantu masyarakat yang terkendala biaya maupun kesulitan mendapatkan tiket selama periode Lebaran. Dengan begitu, program ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus menjaga daya beli selama momentum Idulfitri.

        Selain biaya, program ini juga diarahkan untuk meningkatkan keselamatan perjalanan. Menurut Ermy, tingginya penggunaan sepeda motor saat mudik menjadi salah satu perhatian utama perusahaan.

        Baca Juga: Pemudik Meninggal di Bus, Pemerintah Kawal Pemulangan Jenazah

        “Agenda mudik bersama ini berangkat dari tingginya statistik pemudik menggunakan sepeda motor yang memiliki kerawanan paling tinggi dibanding kendaraan seperti bus. Kami pun berharap, Mudik Bersama BUMN akan menekan penggunaan kendaraan pribadi guna mereduksi emisi karbon dari sektor transportasi,” tuturnya.

        Untuk mendukung perjalanan aman dan nyaman, Waskita Karya juga menyediakan fasilitas pendukung berupa konsumsi dan obat-obatan agar kondisi pemudik tetap prima hingga tiba di tujuan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: