Pernah Pecah Kini Jadi Mitra Tanpa Batas, Tarik Ulur Hubungan Rusia dan Cina
Kredit Foto: Istimewa
Hubungan Rusia dan Cina mengalami perjalanan panjang penuh tarik ulur sebelum akhirnya berkembang menjadi kemitraan strategis yang sangat erat saat ini.
Kedekatan terbaru kedua negara kembali terlihat dalam pertemuan Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Presiden China, Xi Jinping di Beijing.
Baca Juga: Amerika Klaim Perang Iran Akan Segera Berakhir: Teheran Sangat Ingin Berdamai
Dalam pertemuan itu, keduanya menegaskan komitmen menjalankan kebijakan luar negeri yang “independen dan berdaulat” di tengah rivalitas global.
Namun hubungan Moskow dan Beijing tidak selalu harmonis.
Pada 1949, pemimpin Cina Mao Zedong mengunjungi Uni Soviet setelah mendirikan Republik Rakyat Cina.
Saat itu, Uni Soviet menjadi pusat kekuatan utama dunia komunis.
Hubungan kedua negara kemudian memburuk drastis pada 1961 dan memicu perpecahan Sino-Soviet.
Meski sama-sama berseberangan dengan Barat, terutama Amerika Serikat, Moskow dan Beijing kala itu justru terlibat persaingan ideologi dan geopolitik.
Hubungan keduanya kembali membaik setelah runtuhnya Uni Soviet pada 1991.
Sejak saat itu, Rusia dan Cina perlahan memperkuat kerja sama ekonomi, politik, hingga pertahanan.
Pada 2011, kedua negara menandatangani Treaty of Good-Neighborliness and Friendly Cooperation atau Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama Bertetangga Baik.
Kunjungan Putin ke Beijing kali ini juga bertepatan dengan peringatan 25 tahun perjanjian tersebut.
Puncak kedekatan Rusia dan Cina terjadi pada 2022 ketika Putin dan Xi Jinping mendeklarasikan kemitraan “tanpa batas” atau no limits partnership.
Deklarasi itu diumumkan hanya beberapa pekan sebelum Rusia melancarkan invasi penuh ke Ukraina.
Baca Juga: Aktivis Flotilla Dipaksa Sujud Depan Bendera Israel Hanya Karena Teriak 'Free Palestine'
Kini, di tengah tekanan Barat terhadap Moskow, Cina menjadi salah satu mitra ekonomi dan diplomatik terpenting bagi Rusia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: