Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Jumlah Penumpang Pesawat Saat Mudik 2026 Naik 7 Persen Dibandingkan Tahun Lalu

        Jumlah Penumpang Pesawat Saat Mudik 2026 Naik 7 Persen Dibandingkan Tahun Lalu Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Angkasa Pura Indonesia alias InJourney Airports, mencatat lebih dari 3 juta orang melakukan perjalanan mudik menggunakan pesawat.

        Data tersebut merupakan akumulasi jumlah penumpang menjelang Lebaran 2026 atau Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

        Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R Pahlevi menyatakan, pihaknya terus memperkuat kolaborasi untuk menjaga tren pertumbuhan trafik.

        Sektor transportasi udara dipastikan siap memberikan pelayanan optimal, guna menjaga kelancaran angkutan Lebaran tahun ini.

        "Kami berhasil mengelola dengan baik peningkatan trafik, sehingga meminimalisir antrean penumpang dan kendaraan di bandara,” ujar Pahlevi, Jumat (20/3/2026).

        Pengelolaan arus mudik di setiap bandara diklaim berjalan lancar, meskipun terjadi lonjakan volume pengguna jasa.

        Jumlah penumpang di 37 bandara tercatat mencapai 3,15 juta orang selama periode 13 hingga 18 Maret 2026.

        Capaian ini mengalami kenaikan sebesar 7 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025.

        Pergerakan pesawat juga menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 7 persen, menjadi total 23.269 penerbangan secara nasional. Kelancaran operasional bandara didukung penuh oleh pengoperasian lebih dari 1.136 penerbangan tambahan (extra flight).

        Bandara Soekarno-Hatta Tangerang menjadi titik tersibuk dengan melayani sekitar 1,06 juta penumpang dalam satu pekan terakhir.

        Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali menyusul di posisi kedua dengan total layanan sebanyak 390.853 penumpang.

        Data Bandara Juanda Surabaya mencatat sebanyak 266.910 penumpang, diikuti oleh Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dengan 211.177 penumpang.

        Bandara Kualanamu Deli Serdang juga mencatatkan angka signifikan sebanyak 145.305 penumpang pada periode yang sama.

        Pahlevi mengungkapkan, realisasi kinerja tahun ini telah melampaui statistik penerbangan sebelum masa pandemi Covid-19.

        Jumlah penumpang saat ini tercatat sekitar 5 persen lebih tinggi dibandingkan data periode mudik tahun 2019.

        Keberhasilan antisipasi lonjakan trafik ini didukung oleh rencana operasi yang matang serta bantuan pengamanan dari personel BKO TNI-Polri.

        Sebanyak 578 personel keamanan disiagakan untuk menjaga ketertiban di seluruh area bandara kelolaan InJourney Airports.

        Baca Juga: Tiket Pesawat 'Murah' Berisiko? Kemenhub Bongkar Praktik OTA yang Rugikan Penumpang

        "Kesiapan secara prediktif menjadi kunci kelancaran puncak arus mudik," ucap Pahlevi.

        Pemerintah optimis tren positif ini akan terus berlanjut hingga masa arus balik Lebaran mendatang. (*)

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Yaspen Martinus

        Bagikan Artikel: