Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Rapat Lanjutan Kemenkop dan Agrinas Fokus pada Distribusi dan Logistik Pangan

        Rapat Lanjutan Kemenkop dan Agrinas Fokus pada Distribusi dan Logistik Pangan Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama PT Agrinas Pangan Nusantara akan menggelar sejumlah rapat lanjutan untuk mematangkan aspek operasional Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih, khususnya terkait penguatan sistem distribusi, pengelolaan operasional, serta integrasi ekosistem logistik pangan.

        Hal tersebut disampaikan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono saat mengunjungi kantor PT Agrinas Pangan Nusantara dan melakukan pertemuan terbatas dengan Direktur Utama Joao Angelo De Sousa Mota di Jakarta, beberapa waktu lalu. Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau perkembangan pembangunan 83.000 gerai fisik Kopdes/Kel Merah Putih.

        Baca Juga: Puncak Arus Balik Lebaran, Kemenhub Imbau Pemudik Hindari Pulang 24 Maret 2026

        Kemenkop bersama Agrinas akan terus melakukan koordinasi intensif guna mempercepat penyelesaian pembangunan sekaligus memastikan model bisnis koperasi berjalan efektif.

        “Kita optimistis. Setelah sebarannya jelas, kita akan intensifkan rapat-rapat bersama antara Kementerian Koperasi dan Agrinas untuk memastikan implementasinya berjalan dengan baik,” ujar Menkop, dikutip dari siaran pers Kemenkop, Minggu (22/3).

        Sementara itu menanggapi capaian perkembangan pembangunan fisik gerai Kopdes Merah Putih, Menkop menyampaikan apresiasinya atas langkah nyata yang telah diambil oleh Agrinas. Menkop menekankan pentingnya proses verifikasi dan validasi sebelum operasional penuh dimulai.

        Menkop juga menyoroti sejumlah hal, seperti perlunya standar baku untuk unit usaha seperti gerai obat dan klinik agar memiliki kualitas layanan yang konsisten. Kemudian perlu adanya aturan mengenai integrasi Kopdes Merah Putih dengan Toko Rakyat Serba Ada (TORASERA) sebagai model bisnis hub dan gregator.

        Tidak hanya itu, Menkop juga mengarahkan agar Agrinas dapat mengambil langkah strategis terkait proses percepatan pembangunan fisik gerai Kopdes Merah Putih. "Jika kita bisa mempercepat proses pengerjaan di lahan-lahan baru, kita optimis progres signifikan akan terlihat pada bulan September mendatang," terang Menkop.

        Selain meninjau perkembangan pembangunan, Menkop juga melihat langsung fasilitas command center milik Agrinas yang digunakan untuk memantau perkembangan proyek secara terintegrasi. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan serta mempercepat pengambilan keputusan dalam pengelolaan jaringan koperasi.

        Pemerintah menilai kolaborasi dengan Agrinas menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem koperasi modern berbasis teknologi dan manajemen profesional. Melalui sinergi tersebut, koperasi diharapkan mampu menjadi simpul distribusi barang dan kebutuhan pokok di tingkat desa sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan.

        Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menyampaikan saat ini tengah dilakukan pembangunan fisik gerai Kopdes Merah Putih sebanyak 32.660 unit. Sementara itu ada sebanyak 2.700 unit gerai fisik Kopdes Merah Putih yang pembangunannya telah rampung 100 persen.

        "Dan kita terus berprogres dan kita berharap sampai akhir April ini kita sudah bisa lebih dari 20.000, sudah 100 persen selesai," kata Joao.

        Joao melaporkan proyek Kopdes Merah Putih akan mengadopsi standar pengelolaan profesional yang terinspirasi dari keberhasilan koperasi di Spanyol dan Singapura. Fokus utamanya adalah digitalisasi dan transparansi pengelolaan secara terpusat untuk membangun skala nasional.

        Baca Juga: Mudik: Mesin Redistribusi Ekonomi Nasional yang Perlu Ditingkatkan Kualitasnya

        Seluruh infrastruktur pendukung, mulai dari sistem transaksi komputer, alat pemindai (scanning), hingga fasilitas kenyamanan seperti AC, CCTV, serta perangkat keamanan (APAR dan genset), diklaim telah siap.

        "Meski bertransformasi menjadi ritel modern, esensi koperasi melalui prinsip one man one vote tetap menjadi landasan utama," ujar Joao.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: