Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Perkuat Penetrasi Produk Pangan, RI Gelar Forum Bisnis di Tiongkok

        Perkuat Penetrasi Produk Pangan, RI Gelar Forum Bisnis di Tiongkok Kredit Foto: Reuters/Tyrone Siu
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengumumkan bahwa Indonesia akan menggelar dua forum bisnis dan investasi guna mendukung upaya penetrasi produk pangan Indonesia ke pasar Tiongkok.

        Forum pertama bertajuk Indonesia–China Food & Ecosystem (ICFE) Forum 2026 akan diselenggarakan di Wuhan pada 30 Maret 2026. Sementara itu, forum kedua bertajuk Indonesia–China SME, Trade and Investment Forum akan berlangsung di Beijing pada 1 April 2026.

        Kedua forum tersebut akan mempertemukan para pelaku usaha dan pemangku kepentingan dari Indonesia dan Tiongkok. Diskusi akan berfokus pada peluang perdagangan, penguatan rantai pasok, serta pengembangan ekosistem industri bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).

        Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi menegaskan bahwa forum ini merupakan kesempatan untuk memperkuat dialog dan kolaborasi antara Indonesia dan Tiongkok.

        “Dengan potensi pasar Tiongkok yang sangat besar, kami optimistis kerja sama antar pelaku usaha kedua negara akan terus berkembang. Rangkaian kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan perdagangan bilateral, tetapi juga membuka akses yang lebih luas bagi produk Indonesia untuk tumbuh di pasar global,” ucapnya, dikutip dari siaran pers Kemendag, Senin (30/1).

        Baca Juga: Indonesia Gandeng Jepang Perluas Akses Pasar Wisata Asia Timur

        Baca Juga: Hangat di Istana Kekaisaran: Presiden Prabowo dan Kaisar Naruhito Pererat Persahabatan Indonesia-Jepang

        Sepanjang 2025, ekspor nonmigas Indonesia ke Tiongkok tercatat sebesar USD 67,04 miliar. Besi dan baja, nikel, lignit, serta batu bara menjadi komoditas utama ekspor Indonesia ke Tiongkok. 

        Sementara itu, khusus sektor pangan olahan, Indonesia ekspor ke Tiongkok dengan nilai sebesar USD 386,48 juta pada 2025. Produk-produk yang paling diminati, yakni biskuit manis (sweet biscuits), wafel dan wafer, pasta, serta agar-agar buah.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: