Kredit Foto: Istimewa
Pabrikan otomotif asal Jerman, BMW, secara resmi merilis gambar wujud dari SUV listrik terbarunya produksi China, yakni BMW iX3 Long Wheelbase.
BMW juga mengonfirmasi bahwa mobil tersebut akan menjalani debut globalnya di ajang bergengsi Beijing Auto Show 2026.
Dirancang khusus untuk menggoda konsumen di pasar China, SUV listrik ini dijadwalkan meluncur pada paruh pertama tahun 2026.
CarNewsChina menyebut salah satu peningkatan utama yang disesuaikan untuk pasar China adalah jarak sumbu roda (wheelbase) yang diperpanjang hingga mencapai 3.005 mm.
Ada kekhususan pada emblem di bagian belakang kini menampilkan tulisan "Brilliance BMW" dan "iX350L", yang mempertegas status produksi lokal serta identitas variannya.
iX3 Long Wheelbase terbaru ini akan dibekali fungsi bantuan navigasi mengemudi canggih dari Momenta, yang dirancang khusus untuk beradaptasi dengan kondisi lalu lintas lokal di China, baik di jalan tol maupun jalanan perkotaan.
Masuk ke bagian interior, iX3 Long Wheelbase mengadopsi filosofi desain terbaru BMW yang memadukan sunroof panoramik dengan kerai pelindung matahari terintegrasi.
Untuk urusan perangkat lunak, BMW telah menggandeng raksasa teknologi Alibaba guna mengembangkan teknologi Large Language Model (LLM) khusus. Sistem canggih ini akan mengintegrasikan kemampuan model AI dari DeepSeek ke dalam kokpit mobil. Sistem hiburannya juga semakin lengkap dengan dukungan ekosistem HarmonyOS serta layanan digital cerdas Huawei HiCar.
Di balik kapnya, iX3 Long Wheelbase terbaru dipersenjatai oleh teknologi penggerak listrik eDrive generasi keenam racikan BMW, yang dibangun di atas arsitektur kelistrikan 800V. Mobil ini menggendong baterai berkapasitas jumbo 108 kWh, yang dipadukan dengan motor listrik asinkron di bagian depan dan motor sinkron di bagian belakang.
Konfigurasi ganda tersebut sanggup memuntahkan tenaga maksimal hingga 345 kW (sekitar 463 tenaga kuda) dan torsi puncak mencapai 645 Nm. Performa ini memungkinkan sang SUV untuk melesat dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam waktu 4,9 detik.
Soal daya jelajah, kendaraan ini tidak bisa dipandang sebelah mata. BMW iX3 varian ini diklaim memiliki jarak tempuh listrik murni (berdasarkan standar CLTC) menembus angka lebih dari 900 km, dengan tingkat konsumsi energi resmi sebesar 15,1 kWh/100 km.
Berkat dukungan arsitektur pengisian daya cepat, baterai mobil ini dapat diisi daya untuk menambah jangkauan sejauh 427 km hanya dalam waktu 10 menit.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat