Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Mengapa AS Biarkan Kapal Rusia Pasok Minyak ke Kuba?

        Mengapa AS Biarkan Kapal Rusia Pasok Minyak ke Kuba? Kredit Foto: Slate
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menegaskan bahwa pemerintah Amerika Serikat (AS) akan mengevaluasi izin pengiriman minyak ke Kuba secara kasus per kasus (case-by-case basis), khususnya untuk alasan kemanusiaan.

        Meski ada kelonggaran, Leavitt menekankan bahwa pemerintah AS tidak ada perubahan sedikit pun terkait kebijakan sanksi terhadap Kuba.

        Pernyataan tersebut disampaikan Leavitt untuk merespons pertanyaan wartawan mengenai alasan pemerintah AS membiarkan Rusia mengirimkan minyak ke negara kepulauan tersebut.

        "Keputusan ini akan terus diambil berdasarkan kasus per kasus untuk alasan kemanusiaan atau alasan lainnya, namun tidak ada perubahan tegas dalam kebijakan sanksi kami," ujar Leavitt.

        The New York TimesĀ melaporkan ketika ditanya mengenai rencana Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum yang sedang mencari cara untuk memulai kembali pengiriman minyak ke Kuba, Leavitt kembali menggarisbawahi bahwa AS tetap berpegang teguh pada aturan sanksi yang ada.

        "Kami masih mempertahankan hak untuk menyita kapal, jika secara hukum berlaku, yang menuju Kuba dan melanggar kebijakan sanksi Amerika Serikat," tegasnya.

        Namun, ia juga menambahkan bahwa Presiden Donald Trump dan pemerintah AS memiliki hak prerogatif untuk menangguhkan penyitaan tersebut secara kasus per kasus.

        Lebih lanjut, Leavitt secara tegas menepis anggapan bahwa AS telah memberikan 'lampu hijau' sepenuhnya bagi kapal-kapal tanker minyak Rusia untuk berlabuh di Kuba.

        Ia membantah kesimpulan tersebut dan kembali mengingatkan bahwa segala bentuk keputusan akan tetap dievaluasi satu per satu.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: