Kredit Foto: Kalbe Farma
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) berencana melakukan pembelian kembali atau buyback saham. Perkiraan nilai nominal saham yang akan dibeli kembali adalah sebesar-sebesarnya Rp500 miliar.
"Biaya yang timbul dari pembelian kembali saham adalah biaya perantara pedagang efek dan biaya lain yang berkaitan dengan buyback adalah sebanyak-banyaknya 0,1% dari jumlah nilai buyback," kata Sekretaris Perusahaan KLBF, Maria Teresa Fabiola.
Periode buyback berlangsung maksimal 3 bulan, dimulai sejak 2 April 2026 hingga 2 Juli 2026, sesuai dengan ketentuan POJK No. 13/2023, kecuali diakhiri lebih cepat oleh Perseroan dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku.
Perseroan berencana menggunakan dana internal sebagai sumber pembiayaan pembelian kembali saham. Perseroan memperkirakan dampak penurunan pendapatan bunga adalah sekitar Rp5,9 miliar setelah selesainya periode buyback.
Meski begitu, Perseroan berpendapat bahwa penurunan pendapatan bunga ini tidak berdampak material terhadap Perseroan.
"Dengan mempertimbangkan penurunan penghasilan bunga dan jumlah saham beredar, Perseroan memperkirakan proforma laba per saham jika buyback saat ini dilakukan seluruhnya adalah sebesar Rp81,19 dibandingkan laba per saham 31 Desember 2025 sebesar Rp80,51," jelas Maria.
Perseroan akan melaksanakan buyback dengan harga yang dianggap wajar oleh Perseroan sesuai dengan ketentuan POJK No. 13/2023, POJK No. 29/2023 dan ketentuan peraturan perundang-undangan lainnya yang berlaku.
"Perseroan akan melaksanakan buyback di melalui transaksi di Bursa Efek Indonesia, dan untuk itu Perseroan akan menggunakan jasa perantara pedagang efek," ujar Maria.
Aksi ini diharapkan memberikan keyakinan kepada investor atas nilai saham Perseroan secara fundamental.
"Pembelian kembali atas saham Perseroan juga memberikan fleksibilitas bagi Perseroan dalam mengelola modal jangka panjang, dimana saham treasuri dapat dialihkan di masa mendatang dengan nilai optimal untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham," pungkas Maria.
Baca Juga: Kalbe Farma (KLBF) Cetak Laba Rp3,66 Triliun di 2025, Tumbuh 13%
Baca Juga: Buyback Saham, United Tractors (UNTR) Anggarkan Dana Rp2 Triliun
Sebagai informasi tambahan, saham KLBF ditutup naik 1,03% ke level Rp980. Meski begitu, dalam sebulan sahamnya turun -10,91% dan ambruk -18,67% sepanjang tahun berjalan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: