Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        TBS Tinggalkan Batu Bara, DBS Bantu Dorong Transisi Energi

        TBS Tinggalkan Batu Bara, DBS Bantu Dorong Transisi Energi Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT TBS Energi Utama Tbk (TBS) percepat transformasi bisnis dari berbasis batu bara menuju energi rendah karbon melalui peluncuran Climate Transition Plan (CTP) pada November 2025, dengan dukungan pembiayaan dari Bank DBS Indonesia.

        Direktur TBS, Juli Oktarina, mengatakan CTP menjadi panduan utama dalam proses dekarbonisasi perusahaan. Adanya strategi ini dijelaskan untuk menggapai target netralitas karbon pada 2030 dan menggeser sumber pendapatan perusahaan ke sektor berkelanjutan.

        “Climate Transition Plan TBS merupakan komitmen nyata dan panduan strategis menuju dekarbonisasi yang kredibel, dengan fokus pada penghentian bertahap operasional batubara, reinvestasi ke pertumbuhan rendah karbon, dan efisiensi operasional menuju target netral karbon 2030. Didukung oleh investasi senilai US$600 juta dan kolaborasi dengan DBS Bank Ltd (Bank DBS), rencana ini menegaskan bahwa keberlanjutan bukan pelengkap bisnis TBS — melainkan inti dari strategi pertumbuhan jangka panjang perusahaan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (5/4/2026).

        Melalui CTP, TBS menargetkan pergeseran portofolio bisnis ke tiga pilar utama yakni pengelolaan limbah, energi terbarukan, dan mobilitas listrik. Adapun perusahaan juga memproyeksikan hampir 80% pendapatan pada 2030 berasal dari sektor non-batu bara, berbanding terbalik dengan kondisi 2022 yang masih didominasi energi fosil.

        Kini, TBS telah melakukan divestasi dua aset pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara pada 2024 sebagai bagian dari implementasi. Langkah ini diperkirakan menurunkan emisi operasional secara signifikan, mengingat aset tersebut sebelumnya menyumbang sekitar 86% total emisi perusahaan.

        Baca Juga: Buyback Saham, TBS Energi (TOBA) Anggarkan Dana Rp448,69 Miliar

        Di sisi pembiayaan, dukungan Bank DBS Indonesia berperan dalam memperkuat akses TBS terhadap pendanaan berkelanjutan, termasuk melalui skema transition financing dan blended finance. Salah satu realisasinya adalah pembiayaan bersama senilai US$15 juta untuk Electrum, platform kendaraan listrik TBS.

        Sebagai mitra, Director Institutional Banking Group Bank DBS Indonesia, Anthonius Sehonamin, menegaskan bahwa peran DBS mendukung TBS Energi Utama Tbk tidak hanya melalui solusi pembiayaan transisi tapi juga lewat pendampingan strategis dalan penyusunan Climate Transition Plan yang kredibel dan terukur.

        "Kami bekerja sama secara aktif dalam merumuskan peta jalan dekarbonisasi yang selaras dengan strategi bisnis jangka panjang TBS, sehingga rencana transisi ini tidak hanya ambisius, tetapi juga dapat dieksekusi secara nyata menuju target net-zero," tuturnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Istihanah

        Bagikan Artikel: