Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Tiga Investor Lirik Blok Migas Aceh

        Tiga Investor Lirik Blok Migas Aceh Kredit Foto: BPMA
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) Nasri mengungkapkan, minat investasi sektor minyak dan gas bumi (migas) di Aceh kembali meningkat.

        Hingga awal April 2026, BPMA telah menerima tiga surat resmi keberminatan dari calon investor, untuk mengelola wilayah kerja (WK) migas yang sebelumnya telah terminasi. 

        Nasri menjelaskan, ketiga investor tersebut mengincar blok strategis yang sebelumnya tidak aktif, yakni WK Andaman I (eks Repsol), WK South Block A (eks KRX), dan WK Lhokseumawe (eks Zaratex). 

        “BPMA telah mendapatkan tiga pengajuan keberminatan untuk melakukan joint study di tahun 2026."

        "Ini merupakan WK terminasi yang kini kembali dilirik investor,” ujar Nasri dalam keterangan resmi, dikutip pada Senin (6/4/2026).

        Ia merinci, WK Andaman I diminati konsorsium Jepang yang terdiri dari Japan Petroleum Exploration (Japex) dan Japan Organization for Metals and Energy Security (Jogmec).

        Sementara, WK Lhokseumawe menarik minat kolaborasi PT Energi Hijau Biru dengan Barakah Petroleum asal Malaysia. 

        Adapun WK South Block A diajukan oleh BUMD Aceh, PT Pembangunan Aceh (PEMA), sebagai calon kontraktor kontrak kerja sama (KKKS).

        Menurut Nasri, masuknya investor dari berbagai latar belakang tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan terhadap potensi migas Aceh.

        Ia optimistis proses joint study tersebut akan berlanjut menjadi kontrak kerja sama baru.

        BACA JUGA: Pertamina Patra Niaga dan Dirjen Migas Cek Berat dan Harga LPG 3 Kg di Jakarta hingga Bekasi

        “Apabila berjalan lancar, insya Allah BPMA akan mendapatkan tiga KKKS baru,” kata Nasri. 

        BPMA menilai peningkatan minat investasi ini akan mendorong aktivitas eksplorasi dan produksi migas di Aceh, sekaligus memperkuat kontribusi daerah dalam mendukung ketahanan energi nasional. (*) 

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
        Editor: Yaspen Martinus

        Bagikan Artikel: