Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kaspersky–BSSN Perbarui MoU, Perkuat Ketahanan Siber di Tengah Lonjakan Ancaman Digital

        Kaspersky–BSSN Perbarui MoU, Perkuat Ketahanan Siber di Tengah Lonjakan Ancaman Digital Kredit Foto: Kaspersky
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kaspersky dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) memperbarui Nota Kesepahaman (MoU), sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan siber Indonesia, di tengah meningkatnya kompleksitas ancaman digital.

        Kerja sama ini juga melanjutkan fondasi yang telah dibangun sejak 2021.

        Dalam periode tersebut, BSSN aktif mengikuti berbagai program Kaspersky, mulai dari kunjungan ke Pusat Transparansi di Swiss, hingga partisipasi dalam forum analis keamanan dan program peningkatan kapasitas siber.

        Kerja sama ini menjadi langkah penting di tengah ancaman siber yang semakin meningkat.

        Sepanjang 2025 saja, Kaspersky tercatat berhasil menggagalkan 14.909.665 serangan berbasis internet yang menargetkan pengguna di Indonesia.

        Skala ini menunjukkan pertahanan digital tak bisa lagi bersifat parsial.

        Dalam MoU terbaru, terdapat empat fokus utama yang akan diperdalam.

        Pertama, kolaborasi kebijakan untuk memperkuat kerangka regulasi nasional.

        Kedua, kerja sama internasional untuk bertukar wawasan global, praktik terbaik, dan intelijen ancaman.

        Ketiga, kolaborasi teknis melalui berbagi keahlian dan hasil riset guna meningkatkan kemampuan deteksi dan respons.

        Keempat, inisiatif bersama berupa program pelatihan, peningkatan kesadaran, dan pengembangan kapasitas bagi berbagai pemangku kepentingan.

        Dari sisi BSSN, pendekatan kolaboratif ini juga diarahkan untuk mencetak talenta siber masa depan.

        "Karena tantangan keamanan siber menjadi semakin kompleks dan beragam, kami berharap dapat bergabung untuk meningkatkan kesadaran dan membangun generasi baru ahli yang dapat menanggapi tantangan ini,” kata Marsekal Madya (TNI) R Tjahjo Khurniawan, Deputi Kebijakan Strategi Keamanan Siber dan Kriptografi dari BSSN, lewat pernyataan resmi.

        Kaspersky menegaskan, penguatan ketahanan siber harus berjalan seiring laju digitalisasi.

        “Seiring Indonesia terus mempercepat transformasi digitalnya, penguatan ketahanan siber menjadi semakin penting."

        "Kami bangga memperbarui kolaborasi kami dengan BSSN melalui MoU ini, memperkuat komitmen bersama kami untuk memajukan lanskap keamanan siber Indonesia."

        Baca Juga: Kaspersky Tawarkan Solusi Keamanan di Tengah Lonjakan 86% Ancaman Gim Siber di Asia Tenggara

        "Ke depannya, kolaborasi ini akan memungkinkan kami untuk berinvestasi dalam pengembangan keterampilan, pengetahuan, dan kerangka kerja yang akan mendukung ketahanan siber negara ini, bahkan untuk tahun-tahun mendatang,” tutur Adrian Hia, Managing Director Kaspersky untuk Asia Pasifik.

        Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat fondasi keamanan digital Indonesia, sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi ancaman siber di masa depan. (*)

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
        Editor: Yaspen Martinus

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: