Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Lawan Penipuan Telepon, Samsung Siapkan Fitur AI 'On-Device' untuk Lebih Banyak Galaxy

        Lawan Penipuan Telepon, Samsung Siapkan Fitur AI 'On-Device' untuk Lebih Banyak Galaxy Kredit Foto: Samsung.com
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Samsung bersiap memperluas fitur kecerdasan buatan (AI) untuk melawan penipuan daring ke lebih banyak perangkat Galaxy, dengan mengandalkan teknologi yang mampu mendeteksi panggilan mencurigakan secara real-time, langsung di dalam ponsel pengguna.

        Sebelumnya, fitur ini telah diperkenalkan pada seri Galaxy S26, namun saat ini baru tersedia secara terbatas di Amerika Serikat.

        Kini, sinyal ekspansi mulai terlihat setelah temuan kode dalam aplikasi Google Phone versi beta mengindikasikan dukungan untuk perangkat lain.

        Perangkat yang disebut-sebut akan kebagian fitur ini antara lain Samsung Galaxy Z Fold 8 dan Samsung Galaxy Z Flip 8.

        Kemunculan berbagai nomor model internasional juga memperkuat dugaan Samsung tengah menyiapkan peluncuran global.

        Fitur ini dirancang untuk menjadi “tameng awal” terhadap penipuan berbasis panggilan.

        Sistem akan menganalisis percakapan secara langsung, lalu memberikan peringatan jika terdeteksi indikasi penipuan selama panggilan berlangsung.

        Menariknya, Samsung tidak mengandalkan pemrosesan berbasis cloud.

        Fitur ini dibangun menggunakan model AI Gemini dari Google yang berjalan langsung di perangkat (on-device).

        Artinya, seluruh analisis dilakukan di dalam ponsel tanpa mengirim data ke server eksternal.

        Pendekatan ini memberikan dua keuntungan sekaligus, respons yang lebih cepat dan perlindungan privasi yang lebih kuat.

        Pengguna tidak perlu khawatir percakapan mereka dikirim atau disimpan di luar perangkat.

        Samsung juga mengintegrasikan fitur ini langsung ke aplikasi Phone bawaan, sehingga pengguna tidak perlu mengunduh aplikasi tambahan.

        Baca Juga: Samsung Galaxy A07 Terlalu 'Main Aman' di Tengah Persaingan Smartphone Murah yang Kian Ketat

        Langkah ini mengikuti jejak fitur serupa yang sebelumnya telah hadir di perangkat Google Pixel.

        Dengan meningkatnya modus penipuan berbasis telepon, langkah Samsung memperluas fitur ini bisa menjadi game changer, mengubah smartphone dari sekadar alat komunikasi, menjadi sistem perlindungan aktif bagi penggunanya. (*)

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
        Editor: Yaspen Martinus

        Bagikan Artikel: