Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengungkapkan alasan perbankan masih menawarkan bunga simpanan tinggi, bahkan melampaui tingkat bunga penjaminan (TBP). Kondisi ini dinilai tidak terlepas dari ketatnya persaingan antarbank dalam menghimpun dana masyarakat.
Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu, mengatakan bank-bank saat ini berlomba menarik dana dengan menawarkan bunga yang lebih kompetitif. Salah satu strategi yang digunakan adalah mekanisme lelang untuk menentukan special rate atau bunga khusus bagi nasabah tertentu.
“Ya, kata mereka lelang. Lelang kan ya sudah dapat berapa sesuai dengan lelangnya,” kata Anggito di Jakarta, dikutip Kamis (16/4/2026).
Ia menambahkan, tingginya bunga simpanan juga dipengaruhi oleh kondisi pasar yang masih menghendaki tingkat imbal hasil yang menarik. Di tengah persaingan likuiditas yang ketat, bank perlu menawarkan insentif lebih agar tetap mampu menarik dana pihak ketiga.
Menurut Anggito, kondisi tersebut menjadi catatan yang perlu dibenahi ke depan.
Baca Juga: LPS Ungkap 15,3 Juta Penduduk Usia Produktif Belum Memiliki Rekening Bank
Baca Juga: Bos BI Sebut Ruang Penurunan BI Rate Makin Sempit Imbas Perang Timur Tengah
Namun demikian, ia menekankan bahwa faktor utama bukan semata-mata bunga di atas TBP, melainkan kekuatan permintaan terhadap dana di sektor ekonomi.
“Tapi kalau saya lihat, mungkin yang penting bukan di atas TBP, tapi kan demand-nya, permintaan terhadap dana itu harus kuat ya. Ekonomi harus tumbuh sehingga permintaan dana itu cukup kuat, ya. Supply-nya sekarang kan tidak ada masalah ya, likuiditasnya cukup,” pungkasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Cita Auliana
Editor: Annisa Nurfitri