Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Heboh Lagu 'Erika' ITB yang Bernuansa Merendahkan Perempuan dan Cabul, Pramono: Dulu Gak Begitu Liriknya

        Heboh Lagu 'Erika' ITB yang Bernuansa Merendahkan Perempuan dan Cabul, Pramono: Dulu Gak Begitu Liriknya Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal polemik lagu "Erika" yang kini kembali viral di media sosial.

        Sebagai alumni Institut Teknologi Bandung (ITB), mengaku bahwa lagu "Erika" adalah lagu yang merupakan simbol perlawanan terhadap rezim saat itu, yakni Orde Baru.

        "Ketika mahasiswa ITB, saya memang menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Tambang. Dulu lagu ‘Erika’ ini terkenal dan gak begitu, itu lagu menjadi bagian dari bentuk perlawanan kami kepada rezim, meski syair dan liriknya memang berbeda dengan yang sekarang,” kata Pramono di acara Halal Bihalal yang diselenggarakan Ikatan Orangtua Mahasiswa  di Jalan Pati Unus, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (19/4).

        Pernyataan Pramono mengenai lagu “Erika” muncul di tengah sorotan publik setelah video penampilan lagu tersebut viral di media sosial.

        Lagu yang merupakan bagian dari tradisi Orkes Semi Dangdut (OSD) Himpunan Mahasiswa Tambang ITB sejak era 1980-an itu menuai polemik karena liriknya dinilai mengandung unsur seksis, cabul dan berpotensi mengobjektifikasi perempuan.

        Menanggapi kritik yang meluas, pengurus Himpunan Mahasiswa Tambang ITB telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada publik, khususnya kepada perempuan.

        Mereka mengakui adanya kelalaian karena lirik lagu tersebut dinilai tidak lagi sejalan dengan norma kesusilaan dan nilai-nilai akademik saat ini.

        Pihak rektorat ITB juga mengambil langkah tegas dengan menurunkan seluruh konten terkait dari platform digital, membentuk satuan tugas, serta memperketat pengawasan terhadap etika dan literasi bermedia sosial di kalangan mahasiswa guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

        Di luar isu tersebut, Pramono juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program pendidikan dan pembangunan di Jakarta sebagai bagian dari agenda prioritas pemerintahannya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: