Kutuk Keras Penusukan Ketua DPC Golkar Malra, Ahmad Sahroni Desak Polisi Usut Tuntas Dalang Utamanya
Kredit Foto: Ist
Insiden penusukan yang menimpa Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Golkar Maluku Tenggara (Malra), Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, memantik reaksi keras.
Salah satunya, Wakil Ketua Komisi III DPR RI sekaligus Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni yang menyampaikan belasungkawa yang mendalam seraya mengutuk keras aksi brutal tersebut.
Sahroni menegaskan bahwa tindakan menghilangkan nyawa orang lain tidak dapat dibenarkan atas alasan apa pun. Ia mendesak aparat kepolisian untuk menindak tegas para pelaku tanpa pandang bulu.
"Saya sangat berduka dan mengecam keras tindakan pelaku. Apa pun motifnya, termasuk jika alasannya balas dendam, tindakan merenggut nyawa orang lain tidak pernah bisa dibenarkan, baik secara moral maupun hukum. Ini perbuatan brutal yang harus diproses tegas oleh aparat penegak hukum,” ujar Sahroni dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/4).
Baca Juga: Nus Kei Tewas Ditikam, Golkar Minta Situasi Maluku Tenggara Tetap Kondusif
Sebelumnya, jajaran Polres Maluku Tenggara telah bergerak cepat meringkus dua orang terduga pelaku sesaat setelah peristiwa penikaman itu terjadi. Kedua pelaku diketahui berinisial HR (28 tahun) dan FU (36 tahun).
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rosita Umasugi, pada Senin (20/4) mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan sementara terhadap kedua terduga pelaku, motif utama di balik aksi penusukan tersebut adalah balas dendam.
Merespons temuan awal kepolisian, Sahroni meminta agar penyelidikan tidak sekadar berhenti pada motif permukaan maupun pengakuan pelaku di lapangan.
Ia mendorong aparat kepolisian untuk menggali lebih dalam guna memastikan apakah insiden ini murni konflik pribadi atau melibatkan aktor intelektual lain.
"Saya minta kepolisian terus mendalami, apakah ini murni dendam perorangan atau ada pihak lain di belakangnya. Jangan sampai pola penyelesaian konflik, apalagi jika berkaitan dengan urusan politik, diselesaikan dengan kekerasan seperti ini,” tegas Sahroni.
Lebih lanjut, Anggota DPR dari Dapil DKI Jakarta III itu mengingatkan pentingnya penegakan hukum yang kuat agar situasi keamanan, khususnya di Maluku Tenggara, tetap kondusif dan tidak memicu ketegangan lanjutan di tengah masyarakat.
"Pelaku harus dijerat dengan hukuman setimpal agar memberi efek jera dan menjaga situasi keamanan tetap kondusif," pungkasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: