Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Ekspansi Global, Emiten Hary Tanoe (MSIN) Ajukan Listing di Bursa Hong Kong

        Ekspansi Global, Emiten Hary Tanoe (MSIN) Ajukan Listing di Bursa Hong Kong Kredit Foto: MNC Land
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) mengambil langkah strategis di panggung internasional dengan resmi mengajukan permohonan A1 kepada The Stock Exchange of Hong Kong Limited (HKEX).

        Pengajuan ini dilakukan untuk rencana pencatatan saham sekunder melalui depository receipts, yang menjadi tonggak penting dalam perjalanan Perseroan memperluas akses pasar modal global.

        Langkah ini membuka peluang bagi MSIN untuk masuk ke salah satu bursa paling likuid di dunia, dengan rata-rata turnover harian melampaui USD30 miliar. Namun, realisasi pencatatan saham tersebut tetap bergantung pada proses peninjauan serta persetujuan dari HKEX.

        "Pengajuan aplikasi A1 kami ke HKEX menandai tonggak penting dalam evolusi kami menjadi grup hiburan digital yang relevan secara global. Langkah ini mencerminkan komitmen kami untuk memperluas akses ke permodalan internasional sekaligus memperkuat posisi strategis kami dalam lanskap media global," kata Direktur Utama dan CEO MSIN, Angela Tanoesoedibjo. 

        Untuk mendukung proses ini, MSIN menggandeng sejumlah institusi global terkemuka. China International Capital Corporation Hong Kong Securities Limited (CICC) ditunjuk sebagai sponsor tunggal.

        Sementara itu, Latham & Watkins berperan sebagai penasihat hukum, dan Ernst & Young sebagai reporting accountant. Adapun Bank of New York Mellon dipercaya sebagai bank depository untuk penerbitan Hong Kong Depositary Receipt.

        Sejalan dengan ekspansi internasional, MSIN juga terus memperkuat lini bisnis digitalnya. Pada Maret 2026, Perseroan resmi meluncurkan platform micro drama bernama V+ Short yang menyasar audiens global pengguna perangkat seluler. Platform ini menghadirkan konten vertikal berdurasi pendek premium yang dirancang mengikuti tren konsumsi digital yang semakin cepat dan praktis.

        Menariknya, V+ Short didukung oleh pasokan konten baru yang konsisten, dengan judul eksklusif yang dirilis setiap hari. Strategi ini bertujuan menjaga keterlibatan audiens sekaligus memastikan pipeline konten tetap segar dan relevan dengan permintaan pasar global.

        Sebagai bagian dari penguatan strategi jangka panjang, MSIN juga menunjuk Smash Capital sebagai penasihat strategis. Di bawah kepemimpinan Kevin A. Mayer, perusahaan ini akan memberikan arahan terkait strategi bisnis, peluang merger dan akuisisi, serta inisiatif pertumbuhan global.

        Baca Juga: MNC Digital (MSIN) Kantongi Laba Rp985 Miliar pada 2025, Melejit 140%

        Baca Juga: Dihukum Bayar Rp531 Miliar ke CMNP, Emiten Hary Tanoe (BHIT) Bilang Begini

        MSIN sendiri saat ini mengoperasikan ekosistem hiburan digital terintegrasi yang mencakup layanan OTT berbasis iklan (AVOD), layanan berlangganan (SVOD), produksi dan distribusi konten, monetisasi IP, multi-channel network (MCN), digital marketing, manajemen artis, hingga layanan agensi media.

        "Dengan dukungan likuiditas HKEX yang kuat dan basis investor global, kami berada di posisi yang tepat untuk mempercepat ekspansi internasional kami, khususnya melalui peningkatan skala platform OTT kami dan pengembangan berkelanjutan pada format konten inovatif seperti V+ Short. Inisiatif ini mencerminkan komitmen teguh kami terhadap tata kelola kelas dunia, diimbangi ketangkasan operasional yang dibutuhkan untuk bersaing dalam lanskap global yang terus berkembang," tambah Angela.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: