Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Trump Diminta Sentil Netanyahu, Israel Seperti Lupakan Kesepakatan Damai Gaza Buatan Amerika

Trump Diminta Sentil Netanyahu, Israel Seperti Lupakan Kesepakatan Damai Gaza Buatan Amerika Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump didesak untuk menggunakan pengaruhnya untuk menekan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Ia perlu mengingatkan sekutunya agar kembali berkomitmen pada rencana perdamaian di Gaza.

Sekretaris Jenderal Liga Arab, Nabil Fahmy mengatakan saat ini adalah waktu yang sangat rawan akibat konflik yang terus berlangsung, khususnya di Timur Tengah. Amerika menurutnya memiliki tanggung jawab yang besar atas hal itu.

Baca Juga: Mossad 'Panas-panasin' Trump, Ada Israel di Balik Rencana Serangan Amerika ke Kompleks Nuklir Iran

"Situasi di kawasan ini sedang menuju ke titik yang sangat berbahaya dan mendekati momen ledakan pada lebih dari satu level," kata Fahmy, seperti dikutip Selasa (28/7/2026).

Ia menilai kebuntuan penyelesaian isu terkait menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Kebijakan Israel belakangan ini menurutnya justru semakin memperbesar risiko konflik yang lebih luas.

Trump menurutnya perlu untuk mengendalikan arah kebijakan yang dilakukan oleh Netanyahu.  Fahmy menyerukan agar sang presiden "mengendalikan ambisi ekstremis yang dimiliki oleh Israel".

Israel menurutnya tengah berupaya "menghilangkan sepenuhnya keberadaan Palestina". Hal itu dilakukan melalui perluasan permukiman ilegal serta rencana penggusuran terhadap warga negara terkait di wilayah pendudukan.

Pernyataan tersebut merujuk pada rencana perdamaian di Gaza. Rencana tersebut berisi 20 poin yang diumumkan Trump di September 2025. Kesepakatan itu sebelumnya digadang-gadang menjadi jalan keluar konflik berkepanjangan di Gaza.

Baca Juga: Di Balik Majunya Kaesang, Jokowi Manfaatkan Celah 'Miskalkulasi' Prabowo: Ketika Ada Penurunan...

Rencana tersebut mencakup sejumlah poin penting, mulai dari gencatan senjata, pertukaran sandera dan tahanan, penarikan bertahap pasukan, pembentukan pemerintahan transisi hingga program rekonstruksi yang hancur akibat perang dari Palestina dan Israel.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar