Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        DNT Lawyers Ekspansi ke Bali, Bidik Investor Asing Guna Dorong Investasi

        DNT Lawyers Ekspansi ke Bali, Bidik Investor Asing Guna Dorong Investasi Kredit Foto: DNT Lawyers
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Firma hukum DNT Lawyers (Dalimunthe & Tampubolon Lawyers) membuka kantor cabang baru di Jalan Sunset Road No. 818 X Blok 2, Kuta, Badung, Bali, untuk memperkuat layanan hukum di sektor investasi dan memberikan kepastian hukum bagi investor asing. Ekspansi ini dilakukan seiring meningkatnya aktivitas bisnis dan kebutuhan layanan hukum profesional di Bali sebagai salah satu pusat ekonomi berbasis pariwisata.

        Pembukaan kantor cabang ini juga ditujukan untuk menangkap peluang pertumbuhan layanan hukum di sektor investasi, properti, serta penanganan perkara kompleks, baik perdata maupun pidana, yang terus meningkat di wilayah Bali dan sekitarnya.

        Managing Partner DNT Lawyers, Pahrur Dalimunthe, menyatakan ekspansi ini dilakukan seiring pengakuan terhadap posisi firma hukum tersebut di kawasan regional.

        “Sebagai kantor hukum yang baru ditetapkan menjadi finalis di Thomson Reuters ALB South East Asia Law Awards 2026 untuk kategori Rising Law Firm of The Year, DNT Lawyers cukup dikenal di kawasan Asia Tenggara. Sehingga diharapkan mampu berkontribusi untuk kemajuan di bidang hukum, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi para investor asing yang ingin berinvestasi di Indonesia,” ujar Pahrur.

        Managing Partner DNT Lawyers, Boris Tampubolon, mengatakan pembukaan kantor di Bali didorong oleh peningkatan kebutuhan layanan hukum dan pengalaman menangani perkara yang berkembang.

        “Awalnya kami tidak pernah membayangkan DNT Lawyers bisa berkembang hingga membuka kantor di Jakarta, Makassar, dan kini Bali. Namun kami percaya, kerja yang sungguh-sungguh serta pelayanan terbaik kepada masyarakat menjadi investasi kepercayaan yang membawa kami sampai di titik ini,” kata Boris.

        Menurutnya, kehadiran kantor di Bali juga diarahkan untuk mendukung aktivitas bisnis dan investasi agar berjalan sesuai regulasi.

        “Kita juga punya consent untuk bisa memberikan pelayanan, membantu dari aspek bisnis klien-klien atau masyarakat yang ingin berusaha, ingin berinvestasi, sehingga apa yang dilakukan di Bali kerja sama usaha bisnis yang dikerjakan di Bali itu bisa berjalan dengan baik sesuai aturan,” ujarnya.

        Grand opening kantor cabang DNT Lawyers Bali dilaksanakan pada 29 April 2026 di Jimbaran Bay Beach Resort & Spa, Bali, dengan tema “From Conflict to Clarity: Solusi Hukum Untuk Sengketa di Bali.”

        Dari sisi kebijakan, Menteri Koperasi dan UMKM RI, Maman Abdurrahman, menilai kehadiran DNT Lawyers di Bali dapat mendukung aktivitas usaha, khususnya bagi pelaku UMKM.

        “Sebagai firma hukum litigasi terkemuka, saya sangat mengapresiasi peran DNT Lawyers dalam menangani berbagai perkara secara komprehensif. Kehadiran mereka di Bali merupakan langkah strategis yang tepat untuk mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, investasi, serta aktivitas bisnis yang semakin pesat,” ujar Maman.

        Dukungan juga disampaikan oleh Menteri Luar Negeri RI periode 2014–2024, Retno Marsudi.

        “Selamat atas pembukaan kantor cabang ketiga di Bali, menyusul Jakarta dan Makassar. Semoga kehadiran kantor baru ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi penegakan keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” kata Retno.

        Sementara itu, Direktur Jenderal Hubungan Ekonomi dan Kerja Sama Pembangunan Kementerian Luar Negeri, Daniel Tumpal Simanjuntak, menilai ekspansi ini dapat mendukung perbaikan iklim investasi nasional.

        Ia menekankan bahwa kehadiran layanan hukum profesional yang lebih dekat dengan pelaku usaha dapat memperkuat ease of doing business serta meningkatkan kepercayaan investor terhadap kepastian regulasi di Indonesia.

        Secara industri, ekspansi firma hukum ke wilayah dengan konsentrasi investasi seperti Bali mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap layanan hukum berbasis bisnis. Kebutuhan terhadap kepastian regulasi, penyelesaian sengketa, serta pendampingan investasi menjadi faktor pendorong pertumbuhan industri jasa hukum, khususnya yang terintegrasi dengan sektor investasi dan pariwisata.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Annisa Nurfitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: