Kredit Foto: BPMI
Danantara memastikan proses perampingan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dari seribu entitas menjadi sekitar 250 terus berjalan secara bertahap.
Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Dony Oskaria, mengatakan saat ini pihaknya tengah mempercepat konsolidasi pengelolaan aset manajemen BUMN dan ditargetkan selesai pada April ini.
"Prosesnya berjalan terus. Bulan ini kita akan selesai merger aset manajemen kita, ini akan selesai," kata Dony kepada wartawan di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (6/5/2026).
Tidak hanya itu, Danantara juga tengah melakukan penataan ulang terhadap BUMN Dana Reksa yang dikembalikan menjadi manajer investasi. Proses penataan ulang ditargetkan rampung pada akhir bulan ini.
"Penataan ulang dana reksa juga akan selesai akhir bulan ini jadi satu-satu terus, setiap hari akan berlanjut terus dengan jumlah yang banyak," ungkap dia.
Sebelumnya, BPI Danantara merampingkan struktur bisnis PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) melalui strategi streamlining dan refocusing bisnis.
Baca Juga: GOTO Ungkap Danantara Resmi Jadi Pemegang Saham
Baca Juga: Danareksa Fokus Jadi Manajemen Aset Lewat Konsolidasi Anak Usaha ke DAM
Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara, Dony Oskaria, mengatakan Telkom saat ini memiliki sekitar 66 anak perusahaan yang bergerak di berbagai lini usaha.
Ke depan, struktur tersebut akan disederhanakan secara signifikan dengan fokus pada empat unit bisnis utama.
“Telkom ini punya kurang lebih 66 perusahaan, nantinya akan terjadi streamlining, dia akan kembali menjadi refocusingbisnisnya. Telkom nanti akan menjadi strategic holding, di bawah Telkom itu hanya akan ada 4 business unit,” ujar Dony di Hotel Kempinski, Jakarta, dikutip Rabu (11/2/2026).
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Cita Auliana
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: