Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kemensos Buka Investigasi Internal Usai Polemik Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Viral

        Kemensos Buka Investigasi Internal Usai Polemik Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Viral Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Polemik pengadaan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat terus melebar hingga membuat Kementerian Sosial Republik Indonesia membentuk tim khusus investigasi internal. Langkah ini diambil setelah isu harga dan pengadaan perlengkapan siswa ramai disorot publik di media sosial.

        Saifullah Yusuf mengatakan tim tersebut akan mendalami seluruh proses pengadaan barang dan jasa yang berkaitan dengan program Sekolah Rakyat. Fokus utama investigasi mencakup pengadaan sepatu, seragam siswa, hingga perlengkapan tenaga pengajar.

        “Hari ini kami membuat tim khusus untuk mendalami isu pengadaan yang kita tahu di berbagai pemberitaan dan media sosial,” ujar Gus Ipul dikutip Kamis (7/5).

        Ia menyebut hasil investigasi internal itu akan dilaporkan dalam waktu sepekan.

        Tim khusus tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono. Pelaksana Tugas Inspektur Jenderal Kemensos Dody Sukmono juga dilibatkan dalam proses pendalaman.

        Menurut Gus Ipul, pembentukan tim dilakukan agar kementerian memperoleh gambaran utuh terkait polemik yang berkembang. Kemensos juga ingin memastikan informasi yang beredar di media sosial benar-benar sesuai fakta.

        Ia menilai tidak semua informasi yang viral dapat langsung dijadikan kesimpulan. Karena itu, investigasi internal diperlukan untuk memperjelas seluruh proses pengadaan.

        Meski demikian, Kemensos menegaskan tetap membuka ruang kritik dan masukan dari masyarakat. Pemerintah mengklaim seluruh sorotan publik akan dicermati dan ditindaklanjuti jika memang ditemukan hal yang perlu diperbaiki.

        “Sikap kami jelas dari awal bahwa kami terbuka dan menyambut baik serta mengapresiasi seluruh kritik, saran dari masyarakat,” kata Gus Ipul.

        Menurutnya, pengawasan publik menjadi bagian penting dalam menjaga program tetap berjalan transparan.

        Kemensos juga menegaskan proses pengadaan dilakukan melalui mekanisme lelang sesuai aturan yang berlaku. Seluruh tahapan disebut dijalankan secara terbuka dan mengikuti prosedur resmi.

        “Semuanya itu dilakukan dengan proses yang transparan melalui proses lelang yang semestinya,” ujar Gus Ipul lagi.

        Baca Juga: Heboh Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu per Pasang, Netizen Nemu Harga Asli Rp180 Ribu! Gus Ipul Klarifikasi

        Namun, ia mengakui masih ada sejumlah hal yang perlu dijelaskan lebih detail kepada publik.

        Polemik pengadaan sepatu Sekolah Rakyat sebelumnya ramai diperbincangkan setelah muncul sorotan terkait harga dan proses pengadaan barang. Isu tersebut berkembang luas di media sosial hingga memicu tuntutan transparansi dari masyarakat.

        Dengan dibentuknya tim khusus, hasil investigasi internal Kemensos kini menjadi perhatian publik. Laporan yang dijanjikan keluar pekan depan diperkirakan akan menentukan arah polemik pengadaan Sekolah Rakyat.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: