Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bursa Pelototi Pergerakan Saham ESIP, Ada Apa?

        Bursa Pelototi Pergerakan Saham ESIP, Ada Apa? Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mencermati pergerakan saham PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP) setelah mengalami kenaikan harga yang dinilai tidak wajar atau Unusual Market Activity (UMA).

        "Dalam rangka perlindungan Investor, dengan ini kami menginformasikan adanya peningkatan harga pada saham PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP) yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity)," kata Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi.

        Dalam sepekan terakhir, saham ESIP tercatat menguat 7,47% dan melesat 76,42% dalam sebulan. Namun setelah pengumuman UMA dirilis, saham ESIP langsung berbalik arah. Pada sesi pertama perdagangan Jumat (8/5), sahamnya anjlok -15% ke level Rp187.

        “Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal,” ujar Yulianto.

        Lebih lanjut, Yulianto menyampaikan bahwa pihaknya saat ini masih memantau perkembangan pola transaksi saham ESIP.

        "Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham ESIP tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," tambah Yulianto.

        Baca Juga: Suspensi Dicabut, Saham KOTA Langsung Ambruk Hampir 10%

        Baca Juga: Melonjak 228%, Saham Ini Bolak-balik Disuspensi BEI

        Ia juga mengimbau investor agar lebih cermat sebelum mengambil keputusan investasi, termasuk memperhatikan jawaban perusahaan atas permintaan konfirmasi Bursa serta mencermati kinerja dan keterbukaan informasi Perseroan. 

        Selain itu, mengkaji kembali rencana aksi korporasi yang belum memperoleh persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai potensi risiko yang dapat muncul di kemudian hari. 

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: