Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Harga Emas Antam Anjlok Rp50.000 Hari Ini, Jadi Rp2.769.000 Per Gram

        Harga Emas Antam Anjlok Rp50.000 Hari Ini, Jadi Rp2.769.000 Per Gram Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan Sabtu (16/5/2026).

        Berdasarkan data dari logammulia.com, harga emas Antam mengalami penurunan Rp50.000 menjadi Rp2.769.000 dari hari sebelumnya Jumat (15/5/2026) yang berada di angka Rp2.819.000 per gram.

        Selain pada pecahan 1 gram, penurnan tersebut juga terjadi pada pecahan terkecil 0,5 gram yang kini dibandrol 1,434,500 dari yang sebelumnya Rp1.459.500.

        Sementara itu, emas Antam ukuran 5 gram dijual 13.620.000 dan pecahan 10 gram dipatok 27.185.000.

        Adapun emas dengan bobot lebih besar juga masih bergerak tinggi. Emas Antam ukuran 25 gram dijual Rp67.837.000 dan ukuran 50 gram dipasarkan Rp135.595.000.

        Untuk emas ukuran 100 gram dibanderol Rp271.112.000, sedangkan pecahan 250 gram harga mencapai Rp677.515.000 dan ukuran 500 gram dijual Rp1.354.820.000

        Emas Antam ukuran terbesar, yakni 1.000 gram atau 1 kilogram, pada perdagangan hari ini dipatok Rp2.709.600.000.

        Baca Juga: Investasi Emas via Cicilan Makin Diminati, Multifinance Raup Rp44 Miliar

        Baca Juga: Bukan di Bangka, 'Emas Putih' Paling Dicari AS-Eropa Ternyata Ada di Mamuju

        Berikut harga terbaru emas Antam per 16 Mei 2026:

        0,5 gram: Rp1.434.500

        1 gam: Rp2.769.000

        2 gram: Rp5.478.000

        3 gram: Rp8.192.000

        5 gram: Rp13.620.000

        10 gram: Rp27.185.000

        25 gram: Rp67.837.000

        50 gram: Rp135.595.000

        100 gram: Rp271.112.000

        250 gram: Rp677.515.000

        500 gram: Rp1.354.820.000

        1000 gram: Rp2.709.600.000

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: