Kredit Foto: Cita Auliana
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono buka suara terkait potensi kenaikan harga tiket pesawat domestik kelas ekonomi akibat penyesuaian tarif batas atas (TBA) dan biaya tambahan bahan bakar atau fuel surcharge.
AHY menegaskan kebijakan tersebut akan dilakukan secara terukur agar tidak terlalu membebani masyarakat, terutama di tengah meningkatnya mobilitas menjelang libur sekolah dan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
"Memang tidak selalu mudah untuk menghadapi dinamika dunia seperti ini, tetapi mudah-mudahan ada perbaikan situasi dan sekaligus juga (harga tiket pesawat) tidak terlalu memberatkan masyarakat," kata AHY kepada wartawan, dikutip Senin (18/5).
Menurut AHY, tekanan geopolitik global hingga saat ini masih berdampak besar terhadap berbagai sektor ekonomi dunia, termasuk transportasi dan industri penerbangan nasional.
Baca Juga: Duh! Tiket Pesawat Terancam Naik hingga 50% Imbas Mahalnya Harga Avtur
Ia menjelaskan, konflik geopolitik yang terjadi saat ini turut memicu lonjakan harga energi dunia yang kemudian berdampak langsung terhadap biaya operasional maskapai penerbangan.
"Kita hadapi bersama karena dunia juga masih terus dalam tekanan perang, tekanan geopolitik, yang berpengaruh pada energy market, pada harga energi dunia. Dan ini tentu dampaknya ke mana-mana termasuk ke sektor transportasi termasuk juga penerbangan," ujar AHY.
Pemerintah, kata AHY, memahami kekhawatiran masyarakat terkait potensi kenaikan tiket pesawat di momen tingginya kebutuhan perjalanan nasional. Karena itu, pemerintah akan terus memantau situasi sekaligus mencari langkah penyesuaian terbaik.
"Oleh karena itu negara-negara di dunia termasuk Indonesia harus melakukan langkah-langkah yang tidak mudah tapi penyesuaian dan memang ini akan berdampak pada masyarakat, tetapi ini yang memang harus diambil," ungkap dia.
AHY juga berharap situasi konflik di Timur Tengah dapat segera mereda sehingga tekanan terhadap pasar energi global ikut menurun.
Baca Juga: Tekan Kenaikan Harga Tiket Pesawat, Pemerintah Berikan Fasilitas Lewat Insentif Pajak
"Saya rasa itu yang memang harus kita sampaikan dan menjadi atensi kita semuanya. Dan kita tentu juga berharap agar situasi krisis di Timur Tengah ini bisa semakin membaik dari waktu ke waktu," katanya.
Lebih lanjut, AHY memastikan pembahasan mengenai kebijakan tersebut masih terus dilakukan bersama Kementerian Perhubungan dan maskapai penerbangan yang beroperasi di Indonesia.
"Ini masih terus diperbincangkan. Nanti saya akan duduk bersama tentunya dengan Kementerian Perhubungan yang mengatur regulasi ini secara keseluruhan dan juga dengan maskapai-maskapai penerbangan yang beroperasi di Indonesia," tambah AHY.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: