Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Sugiono Akui Sulit Kontak 5 WNI yang Ditahan Israel dalam Misi Gaza

        Sugiono Akui Sulit Kontak 5 WNI yang Ditahan Israel dalam Misi Gaza Kredit Foto: Dok. BPMI
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Luar Negeri, Sugiono, angkat bicara mengenai empat jurnalis dan seorang aktivis asal Indonesia yang ditahan tentara Israel. Kelima warga negara Indonesia (WNI) tersebut diketahui ditahan saat berlayar bersama kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2026 di perairan internasional.

        Sugiono mengatakan pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) masih terkendala informasi mengenai kondisi kelima WNI tersebut. Saat ini, pemerintah terus berkoordinasi dengan perwakilan Kemenlu di luar negeri, terutama di Yordania dan Turki.

        “Kami masih berkomunikasi dengan teman-teman Kemenlu di luar negeri, di Yordania dan Turki, untuk memastikan kondisi dari rekan-rekan kita yang di-intercept dan ditahan oleh Israel,” ujar Sugiono saat ditemui sebelum Rapat Paripurna DPR RI Ke-19, Rabu (20/5/2026).

        Sugiono mengatakan pemerintah masih mengalami kesulitan mendapatkan informasi terkini mengenai kondisi kelima WNI tersebut.

        “Sejauh ini informasi yang kita terima itu masih sulit karena komunikasi yang terbatas,” katanya.

        Kendati demikian, Sugiono menegaskan pemerintah memberikan apresiasi atas inisiatif kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2026 tersebut, termasuk kepada kelima WNI yang di antaranya merupakan jurnalis.

        “Itu mencerminkan suatu keinginan menciptakan situasi yang lebih baik bagi saudara-saudara kita di Palestina, khususnya di Gaza. Dan ini merupakan semangat yang saya kira perlu diapresiasi,” tutur Sugiono.

        Baca Juga: Israel Culik 7 WNI di Misi Kemanusiaan, MUI Desak Prabowo Bergerak

        Baca Juga: Sampai Ditangkap Israel, 9 WNI Bawa Sejumlah Hal ini ke Palestina

        Baca Juga: Iran Siapkan Regulasi Lalu Lintas Selat Hormuz: Kapal Israel Dilarang Lewat

        Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, juga menyatakan dukungan atas langkah diplomatik pemerintah setelah empat jurnalis Indonesia yang mengikuti misi kemanusiaan menuju Gaza belum dapat dihubungi usai kapal mereka ditahan militer Israel.

        Meutya mengecam tindakan militer Israel yang mencegat dan menahan rombongan misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di perairan Mediterania Timur menuju Gaza.

        “Kami mengikuti dengan penuh keprihatinan kabar mengenai jurnalis Indonesia yang tengah menjalankan tugas peliputan dalam misi kemanusiaan menuju Gaza. Di tengah situasi konflik, keselamatan insan pers harus selalu menjadi perhatian kita semua,” ujar Meutya Hafid di Jakarta, Senin (18/5/2026).

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Muhammad Farhan Shatry
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: