Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Megawati Punya Simbiosis dengan Jokowi, Prabowo Diingatkan Hati-Hati

        Megawati Punya Simbiosis dengan Jokowi, Prabowo Diingatkan Hati-Hati Kredit Foto: YouTube Sekretariat Presiden
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Komedian Sam Darma Putra Ginting atau akrab disapa Sammy Notaslimboy mengingatkan Presiden Prabowo Subianto untuk berhati-hati terhadap mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelang Pilpres 2029.

        Menurut Sammy, bahkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang memiliki hubungan erat dengan Jokowi pun “ditinggalkan” pada Pilpres 2024, ketika Jokowi mendukung putranya, Gibran Rakabuming Raka.

        “Megawati aja yang punya simbiosis mutualisme dengan Jokowi, digituin sama Jokowi. Menurut gua relasi Wowok malah lebih lemah ke Jokowi dibanding Mega, hati-hati Wok,” tulisnya di akun X pribadinya, Rabu (20/5).

        Sebelumnya, Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal, menilai pada Pilpres 2029 Presiden Prabowo tidak akan kembali memilih Gibran sebagai cawapres pendamping.

        “Gibran bukan pemimpin kriteria Prabowo. Gibran lebih berpotensi menjadi lawan Prabowo ketimbang pasangan,” ujarnya.

        Di sisi lain, Jokowi dikabarkan akan kembali melakukan kunjungan ke berbagai daerah di Indonesia. Pengamat politik Adi Prayitno menilai agenda tersebut bukan sekadar menyapa rakyat, melainkan juga memperluas pengaruh politik menjelang Pemilu 2029.

        “Ada tafsir-tafsir yang terus berhembus kencang, misalnya soal bagaimana Pak Jokowi ingin melakukan penetrasi politik ke akar rumput supaya pengaruh politiknya semakin signifikan, terutama menghadapi pertarungan politik di masa mendatang,” jelas Adi.

        Baca Juga: Ternyata Ini yang Bikin Jokowi Dulu Sangat 'Sakti'

        Baca Juga: Rencana Safari Politik Jokowi Pada Juni Mendatang, PDIP sebut ini Bentuk Ancaman Halus buat Prabowo

        Menurutnya, blusukan Jokowi juga berpotensi mendulang elektoral bagi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

        “Jokowi hari ini sangat identik dengan PSI dan Gibran. Bicara Jokowi hari ini adalah bicara keduanya. Ini semacam sekali mendayung dua pulau terlampaui,” pungkasnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: