Persib Sudah Telan Denda Rp5 Miliar, Bobotoh Diminta Tak Nyalakan Flare di Hari Sabtu Nanti
Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Ancaman denda besar kembali membayangi Persib Bandung menjelang laga pamungkas Liga 1 2026 kontra Persijap Jepara. Manajemen pun meminta para Bobotoh harus bisa menahan diri, karena klub sudah mengeluarkan biaya tak sedikit akibat pelanggaran suporter.
Setidaknya, Persib sudah merogoh kocek sekitar Rp5 miliar hanya untuk membayar denda dari berbagai sanksi. Jumlah ini disebut-sebut masih bisa bertambah jika pelanggaran serupa terulang di laga kandang terakhir musim ini.
Denda paling fantastis diterima Persib saat menjamu Ratchaburi FC di babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2026. Akibat ulah suporter di laga tersebut, AFC menjatuhkan sanksi berupa denda Rp3,5 miliar sekaligus larangan bermain dengan penonton untuk dua laga kandang AFC selanjutnya.
Menjelang laga melawan Persijap Jepara, Sabtu (23/5/2026) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, suporter diminta untuk tidak mengulangi pelanggaran. Larangan utama difokuskan pada flare, kembang api, dan petasan, terutama saat pertandingan berlangsung hingga prosesi angkat piala.
Meski flare sudah menjadi kultur komunitas suporter, Bobotoh diminta untuk tidak menyalakan flare sebelum trofi diangkat.
Baca Juga: Persib Siapkan Rute Konvoi Juara Lewati Asia Afrika dan Gedung Merdeka
Laga melawan Persijap Jepara menjadi krusial bagi Persib. Maung Bandung hanya butuh hasil imbang untuk memastikan gelar juara. Saat ini Persib memimpin klasemen dengan 78 poin, unggul dua angka dari Borneo FC di posisi kedua dengan 76 poin.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: